PA 212 Minta Jokowi Memecatnya, Prabowo Bilang Begini

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyapa mahasiswa saat melayat almarhum Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Boyke Setiawan yang  wafat di Bandung, Jawa Barat, Kamis 9 Januari 2020. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyapa mahasiswa saat melayat almarhum Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Boyke Setiawan yang wafat di Bandung, Jawa Barat, Kamis 9 Januari 2020. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto enteng menanggapi pernyataan sejumlah pihak yang meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi memecatnya karena dinilai tidak tegas soal konflik dengan Cina di Natuna. Menurut Prabowo, di negara ini semua orang bebas berpendapat.

    Prabowo sempat bertanya pada awak media, siapa yang memintanya untuk dipecat. "Oh, ya? benar? siapa (yang mengatakan)?" katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 9 Januari 2020.

    Begitu diberi tahu yang meminta Jokowi memecatnya adalah pengurus PA 212, Damai Hari Lubis, Prabowo mempersilakannya bicara apa saja.

    "Boleh saja, silakan saja bicara. Kita negara demokrasi, orang bisa bicara apa saja," ucap dia.

    Dalam sejumlah pemberitaan disebutkan jika Damai ingin Jokowi memecat Ketua Umum Partai Gerindra itu. Damai beralasan sikap Prabowo tidak sejalan dengan Jokowi yang enggan berkompromi soal kedaulatan.

    Sebelumnya, Prabowo pernah menyatakan bakal menempuh cara baik-baik untuk menyikapi dugaan pelanggaran kedaulatan Indonesia oleh Cina. "Kita cool saja. Kita santai kok, ya," ujar dia pada Jumat, 3 Januari 2020..

    Menurut Prabowo, masing-masing negara punya sikap tersendiri mengenai perkara tersebut. Namun, dua negara perlu mencari satu solusi yang baik. "Kita selesaikan dengan baik ya, bagaimana pun Cina negara sahabat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?