Warga Aceh Berangsur Abaikan Aksi Mogok GAM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Lhokseumawe:Lhokseumawe, Aceh Utara, mulai berdenyut, Kamis (17/1). Masyarakat berangsur mengabaikan aksi mogok hari kedua yang dimotori Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Kalangan pengemudi becak mesin berani beroperasi. Para penjual juga bermunculan kembali di pasar. Menjelang sore, mobil pribadi dan kendaraan lain berkitar-kitar di jalan perkotaan. Suasana di Lhokseumawe berbeda mencolok dengan sehari sebelumnya yang sepi dan mencekam hingga larut malam. Aparat TNI dan Polri tampak melakukan penjagaan ketat. Di beberapa sudut kota, anggota Polres Aceh Utara membagi-bagikan mie instan, teh kotak, buku tulis dan beberapa peralatan sekolah lain kepada tukang becak yang beroperasi. “Kegiatan ini untuk merangsang agar pengemudi becak berani beroperasi,” ujar Ajun Inspektur Satu Tarmizi ketika ditemui Tempo News Room. Beroperasinya becak memang memegang peran penting dalam transportasi di Lhokseumawe selain angkutan umum lain. Di Aceh Timur, Bireuen, Aceh Selatan, Singkil dan beberapa daerah lain yang sehari sebelumnya lengang, pada hari ini tampak kembali normal. Pasar-pasar dan toko-toko yang menjual berbagai kebutuhan dilaporkan mulai melayani pembeli seperti biasa. Namun suasana sepi masih terjadi di sebagian Aceh Utara, Pidie dan Banda Aceh. “Situasi hari ini cukup bagus, kecuali di Aceh Utara, Pidie dan Banda Aceh yang masih agak sepi,” ujar Mayor Inf. Zaenal Mutaqin, Komandan Satgas Penerangan Kolakops TNI. Dansatgas Penerangan Komando Pelaksana Operasi TNI, Mayor (Inf) Zaenal Mutaqin menyatakan situasi di Aceh semakin membaik. Masyarakat secara perlahan telah kembali melakukan rutinitas masing-masing. Kendaraan angkutan dan pusat-pusat pasar telah buka sepenuhbya. “Situasi hari ini cukup bagus, kecuali di Aceh Utara, Pidie dan Banda Aceh yang masih agak sepi,” katanya ketika dikonfirmasi TEMPO News Room pada kamis sore. (Zaenal Bakri)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.