Komisioner KPU Wahyu Setiawan Punya Tanah-Bangunan Senilai Rp 3 M

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menjawab pertanyaan wartawan di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin, 8 April 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menjawab pertanyaan wartawan di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin, 8 April 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, JakartaKomisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 8 Januari 2020 memiliki total kekayaan Rp 12,8 miliar.

    Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, Wahyu terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada 30 Maret 2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai Komisioner KPU.

    Adapun data harta Wahyu terdiri dari delapan bidang tanah dan satu bidang tanah dan bangunan di Banjarnegara senilai Rp 3,35 miliar.

    Kemudian, Wahyu juga memiliki tiga mobil dan tiga kendaraan roda dua senilai Rp 1,025 miliar.

    Wahyu juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 715 juta, kas dan setara kas Rp 4,98 miliar, dan harta lainnya senilai Rp 2,742 miliar.

    KPK menangkap Wahyu saat ia akan terbang ke Bangka Belitung untuk mengisi seminar terkait Pilkada 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?