Jokowi Minta Anies Segera Bebaskan Lahan di Bantaran Ciliwung

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) mengunjungi daerah terdampak longsor dan banjir bandang di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 7 Januari 2020. Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi menyalurkan bantuan kepada para korban bencana di Sukajaya. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (tengah) mengunjungi daerah terdampak longsor dan banjir bandang di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 7 Januari 2020. Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi menyalurkan bantuan kepada para korban bencana di Sukajaya. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat bersama sejumlah kepala daerah yang terdampak bencana banjir pada awal tahun lalu, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Januari 2020. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meneruskan proyek yang sebelumnya sudah berjalan, terlebih terkait sungai.

    "Saya minta yang sodetan Ciliwung menuju ke BKT (banjir kanal timur) itu juga tahun ini bisa dirampungkan," kata Jokowi saat membuka rapat.

    Jokowi meminta Anies segera menyelesaikan masalah pembebasan lahan, untuk melanjutkan proyek ini. Bahkan Jokowi juga meminta Anies agar melanjutkan program normalisasi sungai, sebagai upaya mencegah banjir.

    "Juga pengerjaan-pengerjaan meneruskan kembali, baik normalisasi atau naturalisasi, yang ada di sungai-sungai yang ada di Jakarta," kata Jokowi.

    Jokowi mengatakan bukan hanya Ciliwung saja yang harus dinormalisasi. Ada juga Sungai Pesanggrahan, Sungai Cipinang, Sungai Buaran, Sungai Moorkervart, dan 14 sungai yang lainnya.

    "Jadi semuanya saya kira perlu dilakukan penormalan kembali sehingga aliran air yang ada di Jakarta kembali normal kembali," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?