Soal Natuna, PDIP: Pemerintah Tinjau Ulang Kerja Sama dengan Cina

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbicara di depan media dalam latihan tempur Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI di Natuna, Kepulauan Riau, 19 Mei 2017. Istana Kepresidenan

    Presiden Jokowi berbicara di depan media dalam latihan tempur Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI di Natuna, Kepulauan Riau, 19 Mei 2017. Istana Kepresidenan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Rudianto Tjen, meminta pemerintah Indonesia agar berani mengambil sikap terkait sengketa antara Indonesia dan Cina di perairan Natuna.

    Ia menganjurkan Indonesia meninjau kembali perjanjian dagang dengan Cina bila mereka tetap membandel.

    "Jika masih ngeyel, pemerintah Indonesia harus berani mengambil sikap. Ya, tentu saja meninjau kembali semua perjanjian atau kerja sama dagang atau saja yang dilakukan dengan pemerintah China selama ini," kata Rudianto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

    Menurut Rudianto, persoalan di Natuna sudah menyangkut kehormatan Indonesia. Maka, harus ada langkah untuk menjaga kehormatan tersebut.

    Ia mengatakan Komisi I DPR RI tengah berkomunikasi dengan pemerintah untuk membahas masalah Natuna kendati masih dalam masa reses.

    "Jadi memang posisi sekarang, DPR sekarang reses tapi melalui percakapan di grup WhatsApp, kami mendukung pemerintah Indonesia melakukan penekanan kepada RRC ini," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.