Kejagung Telaah 5 Ribu Transaksi dalam Kasus Jiwasraya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin saat memberikan keterangan pers terkait penanganan dan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) di gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019.  TEMPO/M Taufan Rengganis

    Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin saat memberikan keterangan pers terkait penanganan dan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) di gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung tengah menelaah lebih dari lima ribu transaksi keuangan untuk menemukan indikasi korupsi dalam kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Dari lima ribu transaksi itu, Kejagung mencari indikasi transaksi bodong yang dilakukan oleh perusahaan asuransi tertua di Indonesia ini.

    "Transaksinya melebihi lima ribu, (kami akan pisahkan) mana transaksi bodong, digoreng dan mana transaksi benar," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin di kantornya, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

    Burhanuddin mengatakan kejaksaan belum menetapkan tersangka karena sedang menelaah transaksi ini. Ia mengatakan tak mau gegabah dalam menetapkan tersangka. "Jangan sampai salah," kata dia.

    Untuk menyelidiki kasus ini, Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

    Menurut Burhan, kejaksaan masih akan memeriksa sejumlah saksi. Ia mengatakan kejaksaan juga sudah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat.

    Kejaksaan Agung sebelumnya meyakini ada tindak korupsi dalam kasus Jiwasraya. Ditaksir kerugian negara akibat korupsi tersebut mencapai Rp 13,7 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...