KPK Tangkap Bupati Sidoarjo, PKB: Kami Hormati Proses Hukum

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. facebook.com/saiful.ilah

    Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. facebook.com/saiful.ilah

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kadernya, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. KPK menangkap Ilah dalam operasi tangkap tangan  Selasa, 7 Januari 2020. 

    “Kami menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. Tentu kami menyayangkan hal itu terjadi pada kader PKB,” ujar Ketua DPP PKB bidang komunikasi Ahmad Iman saat dihubungi Tempo pada Selasa malam, 7 Januari 2020.

    Iman mengatakan, partai tentu akan memberikan sanksi, jika kadernya terbukti terlibat dalam kasus korupsi. “Tunggu proses hukum dulu. Kami cek dulu. Jika terbukti, tentu ada penegakan disiplin partai,” ujar Iman.

    KPK menggelar operasi tangkap tangan di Sidoarjo, Jawa Timur pada hari ini. Dalam OTT ini, KPK diduga menangkap beberapa pejabat termasuk Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

    "Benar, KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terkait pengadaan barang dan jasa," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa, 7 Januari 2020. Ali belum mau merinci operasi tersebut.

    Saiful Ilah merupakan Bupati Sidoarjo selama dua periode terakhir. Dia juga merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.