Pemerintah Bantu Korban Banjir Rp 500 Ribu Per Bulan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang hancur akibat banjir Bandang dan tanah Longsor, Jumat 3 Januari 2020. Banjir bandang tersebut juga membuat puluhan rumah rusak serta mengisolir sebuah desa dengan 174 Kepala keluarga. ANTARA FOTO/Stenly Pontolawokang

    Kondisi kampung Lebo, Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang hancur akibat banjir Bandang dan tanah Longsor, Jumat 3 Januari 2020. Banjir bandang tersebut juga membuat puluhan rumah rusak serta mengisolir sebuah desa dengan 174 Kepala keluarga. ANTARA FOTO/Stenly Pontolawokang

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah tidak akan membangunkan hunian sementara untuk korban banjir Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang rumahnya rusak. Pemerintah mengimbau agar warga menumpang sementara di rumah famili.

    Sebagai gantinya, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memberikan bantuan berupa uang kepada warga yang belum bisa menempati rumahnya kembali.

    "BNPB akan berikan dana tunggu sampai rumahnya bisa dihuni Rp 500 per bulan per KK (Kepala Keluarga)," kata Muhadjir di kantornya, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020.

    Dia menjelaskan, dana bantuan itu akan diberikan selama enam bulan. Adapun kriteria warga yang bisa mendapatkan bantuan tersebut akan dirinci lebih lanjut oleh BNPB.

    Muhadjir hari ini menggelar rapat koordinasi di kantornya terkait penanganan banjir Jabodetabek. Hadir dalam rapat tersebut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Alue Dohong, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi.

    Kemudian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hamman Riza, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Pribadi, perwakilan BNPB, TNI, Polri, dan Basarnas.

    Muhadjir menilai, secara keseluruhan penanganan banjir Jabodetabek oleh pemerintah daerah sudah cukup baik. Dia mengatakan pemerintah belum mendata jumlah kerugian dan detail total bantuan yang disalurkan.

    "Tapi saya kira sekitar Rp 7,9 miliar dari Kemensos (Kementerian Sosial). Dari Kemendikbud bantuan alat belajar juga sudah disalurkan," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.