12 Daerah Tetapkan Tanggap Darurat Bencana, BNPB Siapkan Bantuan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga korban longsor dan kepolisian mengevakuasi korban longsor  sakit di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 5 Januari 2020. Selain mengakibatkan putusnya jalan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat setidaknya tujuh warga Sukajaya tewas saat banjir besar melanda pada 1 Januari 2020.  TEMPO/Amston Probel

    Warga korban longsor dan kepolisian mengevakuasi korban longsor sakit di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 5 Januari 2020. Selain mengakibatkan putusnya jalan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencatat setidaknya tujuh warga Sukajaya tewas saat banjir besar melanda pada 1 Januari 2020. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 12 Pemerintah Daerah menetapkan status tanggap darurat setelah dilanda bencana banjir dan longsor yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang sejak 31 Desember 2019 lalu.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan penetapan status tanggap darurat dari kepala daerah tersebut akan mempermudah pemerintah pusat dalam memberikan bantuan. "Dalam hal ini BNPB dapat memberikan bantuan dana siap pakai (DSP) ke pemerintah daerah," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB, Agus Wibowo lewat keterangan tertulis pada Senin, 6 Januari 2020.

    Data yang dihimpun BNPB hingga 4 Januari 2020, tercatat sebanyak 1.317 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 544 rumah rusak ringan. Kemudian 5 fasilitas umum rusak berat, 3 fasilitas pendidikan rusak ringan dan 2 rusak sedang, 2 fasilitas peribadatan rusak sedang dan 24 jembatan mengalami rusak berat. Sementara itu korban jiwa sebanyak 60 orang.

    Adapun 12 daerah yang menyatakan status tanggap darurat meliputi:

    1. Kota Bekasi, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 1 - 7 Januari 2020

    2. Kabupaten Bekasi, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 8 Januari 2020

    3. Kabupaten Bandung Barat, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 8 Januari 2020

    4. Kabupaten Indramayu, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 8 Januari 2020

    5. Kota Depok, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Kencang, 1 – 7 Januari 2020

    6. Kabupaten Bogor, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 16 Januari 2020

    7. Kabupaten Tangerang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020

    8. Kota Tangerang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020

    9. Kota Tangerang Selatan, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020

    10. Kabupaten Serang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020

    11. Kota Tangerang Selatan, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020

    12. Kabupaten Lebak, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.