Kapal Asing Masuk Natuna, Nelayan Harap TNI Terus Siaga

Reporter

KRI Teuku Umar-385 melakukan peran muka belakang usai mengikuti upacara Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020 di Pelabuhan Pangkalan TNI AL Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat, 3 Januari 2020. Badan Keamanan Laut atau Bakamla sebelumnya menjelaskan adanya pelanggaran atas ZEE Indonesia, di perairan utara Natuna, pada Desember 2019, saat itu kapal penjaga pantai (coast guard) pemerintah Cina, muncul di perbatasan perairan. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Sejumlah nelayan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau kini lebih tenang melaut karena pasukan TNI sudah siaga 24 jam mengawal laut Natuna dari aktivitas kapal nelayan asing yang menjarah ikan di perairan tersebut.

"Untuk saat ini alhamdulillah, penjagaan di laut Natuna sudah dimaksimalkan oleh KRI, itulah harapan kami selama ini," kata Ketua Nelayan Ranai, Natuna, Herman, Sabtu, 4 Januari 2020.

Berdasarkan informasi yang ia terima, kata Herman, saat ini laut Natuna sudah mulai terpantau sepi dengan nelayan asing.

Sebelumnya selama beberapa hari terakhir, wilayah perbatasan itu telah dimasuki puluhan kapal asing. Kondisi tersebut, kata Herman, membuat nelayan lokal merasa tenang sekaligus senang untuk kembali mengais rezeki di laut.

Keberadaan nelayan asing di laut Natuna membuat ciut nyali nelayan lokal sebab mereka kerap diintervensi. "Tapi 99 persen nelayan tetap belum dapat melaut, karena cuaca buruk. Kemungkinan akhir bulan ini, itu pun kalau cuaca memungkinkan," kata Herman.

Ke depan, Herman berharap pengamanan di laut Natuna dapat ditingkatkan. Pemerintah pusat pun diharapkan membantu nelayan setempat dengan alat telekomunikasi berupa radio panggil yang mampu menjangkau jarak jauh.

Selain itu, pemerintah turut diminta membuat jalur komunikasi khusus bersama KRI agar jika sewaktu-waktu ada kapal asing, maka para nelayan bisa menghubungi langsung ke kapal perang tanpa menunggu pulang ke daratan. "Sehingga informasi tersebut dapat disampaikan secara cepat ke pihak KRI dan pengawas lainnya. Kenapa demikian, karena pada waktu nelayan kita ke laut, sinyal HP tidak terjangkau," kata Herman.

Meski begitu, pihaknya juga memahami keterbatasan armada KRI dan operasionalnya. Karena itu, salah satu solusinya pemerintah memberi alat komunikasi yang memadai sehingga bermanfaat bagi nelayan Natuna.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksamana Madya Yudo Margono telah mengimbau agar nelayan Natuna tidak cemas atas keberadaan kapal ikan asing dan Coast Goard China karena TNI hadir di laut Natuna. "Tetap saja melaut, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan pada kami," ujarnya.

Justru sebaliknya, nelayan sebaiknya menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya TNI Angkatan Laut. "Mungkin dengan kondisi laut kita yang luas, itu tidak bisa dijangkau oleh KRI kita saat ini, kan jumlahnya terbatas," kata Yudo.

Yudo juga meyakinkan masyarakat dan nelayan untuk terus berkoordinasi dengan TNI maupun Bakamla yang berada di laut Natuna.






Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

2 jam lalu

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

Kapolda Metro Jaya mengucapkan terima kasih ke jajaran Tentara Nasional Indonesia atau TNI pada ulang tahun ke-77 TNI.


Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

2 jam lalu

Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

Presiden Jokowi bertanya apakah tunjangan bagi para prajurit TNI di perbatasan sudah cukup. Para prajurit pun menyatakan cukup.


Bahasa Natuna Diusulkan Masuk KBBI

16 jam lalu

Bahasa Natuna Diusulkan Masuk KBBI

Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau mengusulkan bahasa Natuna dan Anambas masuk ke dalam KBBI.


HUT TNI ke-77 Mengenang 5 Tokoh TNI: Jenderal Soedirman hingga AH Nasution

17 jam lalu

HUT TNI ke-77 Mengenang 5 Tokoh TNI: Jenderal Soedirman hingga AH Nasution

HUT TNI ke-77, pembentukan TNI tidak luput dari jasa para tokoh antar lain Jenderal Soedirman, Ahmad Yani dan AH Nasution.


10 Twibbon HUT TNI ke-77, Silakan Downdload dan Unggah Link Ini

22 jam lalu

10 Twibbon HUT TNI ke-77, Silakan Downdload dan Unggah Link Ini

Berikut adalah beberapa link twibbon HUT TNI ke-77, berikut cara mengunduh dan mengunggahnya.


HUT TNI ke-77: Jalan Berliku Terbentuknya TNI, Masih Ingat ABRI Masuk Desa?

1 hari lalu

HUT TNI ke-77: Jalan Berliku Terbentuknya TNI, Masih Ingat ABRI Masuk Desa?

Terbentuknya TNI sudah dimulai setelah dua hari pasca proklamasi kemerdekaan. Masih ingat TKR hingga program ABRI Masuk Desa?


KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

4 hari lalu

TPNPB-OPM Bakar Kantor Distrik Paniai Utara dan Nyatakan Perang dengan Indonesia

TPNPB menyatakan pembakaran kantor Distrik Paniai Utara sebagai awal perang terhadap pemerintah Indonesia.


KKB Diduga Serang Pekerja di Jalan Trans Papua Barat, TNI dan Polri Masih Cari Korban Tewas

4 hari lalu

KKB Diduga Serang Pekerja di Jalan Trans Papua Barat, TNI dan Polri Masih Cari Korban Tewas

TNI dan Polri masih mencari jasad empat warga sipil korban terduga serangan oleh KKB kepada 12 pekerja jalan Trans-Papua


Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

5 hari lalu

Prabowo Subianto Hadiahi Kapolri Pistol G2 Elite, Lemkapi: Membuat Masyarakat Nyaman

Edi Hasibuan mengatakan pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bermakna bangun sinergi.