Ganjar Kirim 3 Truk Bantuan untuk Korban Banjir Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Walikota Pekalongan Saelany Machfudz (tengah) berbincang dengan warga saat meninjau saluran pompa air Pasirkratonkramat, di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 3 Januari 2020. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekalongan, Pemkot setempat menyiagakan 16 pompa air dengan rincian 8 rumah pompa dan 8 pompa keliling guna mengatasi banjir akibat rob dan hujan deras. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Walikota Pekalongan Saelany Machfudz (tengah) berbincang dengan warga saat meninjau saluran pompa air Pasirkratonkramat, di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 3 Januari 2020. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekalongan, Pemkot setempat menyiagakan 16 pompa air dengan rincian 8 rumah pompa dan 8 pompa keliling guna mengatasi banjir akibat rob dan hujan deras. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengirim tiga truk bantuan untuk korban banjir Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Ketiga truk berangkat dan dilepas Ganjar dari halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 3 Januari 2020, malam. 

    Bantuan yang dikirim terdiri dari 33 jenis logistik baik makanan maupun peralatan sehari-hari. Setiap jenis barang yang dikirim ada 2.000 item. "Tidak banyak, sedikit. Tapi Insyaallah bagian dari rasa saling membantu, rasa sayang," kata Ganjar, Jumat, 3 Januari 2020.
     
    Bantuan yang dikirim total senilai Rp 615 juta dikumpulkan dari Pemprov Jateng, Badan Usaha Milik Daerah, dan Palang Merah Indonesia Jateng. Dari total itu, Rp 356 juta telah dibelanjakan.
     
    Logistik yang dikirim antara lain berupa popok bayi, handuk, pembalut, sabun, pasta gigi, sandal, dan makanan bayi. Barang tersebut dinilai diperlukan dalam kondisi darurat pascabanjir.
     
    Pemprov Jateng juga mengirim personel relawan ke lokasi banjir. Personel akan dikirim dari BPBD Jateng menuju Jakarta dan Jawa Barat. "Jangan sampai merepotkan di sana. Kita ingin menolong malah ditolong," pesan dia. Selain berpesan untuk menjaga kesehatan bagi relawan yang diberangkatkan, Ganjar juga mengingatkan agar menjaga etika saat berada di lokasi banjir.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.