Soal Solusi Atasi Banjir, Luhut: Basuki Benar, Anies Oke

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar open house perayaan Natal di rumah dinasnya, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. Open house itu tampak dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan politikus. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar open house perayaan Natal di rumah dinasnya, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. Open house itu tampak dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan politikus. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada yang salah dengan pemikiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono soal banjir. Ia meminta publik tidak membenturkan kedua orang ini.

    "Enggak ada yang berseberangan, kok. Saya kira pikirannya Pak Basuki benar, enggak ada yang salah. Pak Gubernur juga oke. Saya kira jangan ditubruk tubrukkan, lah, ya," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020.

    Menurut Luhut, Basuki dan Anies tidak sedang silang pendapat soal antisipasi banjir di Jakarta. Luhut telah mendengar penjelasan dari Basuki yang menyampaikan bahwa dia memiliki kesepakatan dengan Anies bahwa sungai-sungai yang ada di Jakarta harus dibersihkan. "Supaya airnya lebih lancar lewat," ujarnya.

    Selain itu, kata Luhut, untuk mengantisipasi banjir di Jakarta pemerintah sedang membangun dua bendungan di Bogor, yakni Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang diprediksi kelar tahun ini. Jika volume air bertambah, kata dia, maka perlu pula dipompa ke laut.

    Sebelumnya, Basuki dan Anies berbeda pandangan soal cara mengatasi banjir. Basuki menilai normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 33 kilometer harus dilanjutkan. Saat ini, kata dia, baru 16 kilometer yang selesai dinormalkan.

    Anies punya pandangan berbeda soal mengatasi banjir Jakarta. Menurut Anies, banjir disebabkan karena tidak adanya pengendalian air yang masuk dari selatan ke Jakarta. Karena itu, ia menilai perlu ada pengendalian banjir di hulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.