Jokowi Diam-diam Tinjau Waduk Pluit, Petugas Istana 'Kebobolan'

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat meresmikan Bendung Kamijoro, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa 31 Desember 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    Presiden Joko Widodo (bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat meresmikan Bendung Kamijoro, Kulonprogo, D.I Yogyakarta, Selasa 31 Desember 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendadak meninjau waduk Pluit, Jakarta Utara, sebelum mulai beraktivitas di Istana Merdeka, Jakarta. Kegiatan spontan ini membuat petugas dan wartawan Istana "kebobolan".

    "Tadi kami disuruh biro pers cepat-cepat naik (mobil) komuter. Ternyata bapak sudah di Pluit," cerita Marshalina Gita, jurnalis Metro TV, Jumat, 3 Januari 2019.

    Namun, baru setengah perjalanan, kata dia, pihak biro pers mendapat informasi dari ajudan jika Jokowi sudah selesai meninjau dan kembali lagi ke Istana. "Biro pers Istana aja kebobolan. Jadi dia kayaknya dari Bogor langsung ke sana," tuturnya.

    Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, mengatakan Presiden Jokowi datang ke Pluit untuk melihat kondisi pompa air di sana. "Tadi Pak Presiden meninjau ke lapangan meninjau rumah pompa air," kata Bey kepada Antara. Presiden memastikan operasi pompa air berfungsi dengan baik.

    Kunjungan itu dilakukan selama sekitar 30 menit. "Presiden juga melihat alat berat yang disiapkan dan ketemu pegawai di sana juga, setelahnya langsung kembali ke istana," kata Bey.

    Banjir melanda daerah Jabodetabek pada 1 Januari 2020. Melalui akun Instagramnya, Jokowi menyebut jika banjir paling parah terjadi di empat daerah aliran sungai (DAS) di DKI Jakarta, yakni DAS Krukut, Ciliwung, Cakung, dan Sunter.

    Menurut Jokowi, pembangunan prasarana pengendalian banjir pada keempat sungai itu mengalami kendala sejak 2017. "Karena masalah pembebasan lahan," katanya, kemarin.

    Ia mencontohkan program pengendalian banjir Sungai Ciliwung baru ditangani 16 kilometer dari rencana keseluruhan 33 kilometer. Adapun di pertengahan aliran Sungai Ciliwung ini, kata Jokowi, pemerintah sedang membangun Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi.

    "Kemajuan pembebasan tanah di atas 90 persen dan perkembangan pembangunan fisik mendekati 45 persen," ucap dia. Dua bendungan ini ditargetkan rampung akhir tahun.

    Catatan: Berita ini telah diubah pada Jumat, 3 Januari 2020 pukul 13.02 WIB dengan memasukan keteragan dari Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.