Mobil Rubicon Bambang Soesatyo Terendam Banjir di Kemang

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berdasarkan laporan harta kekayaan yang diserahkan ke KPK, koleksi mobil mewah Bambang Soesatyo antara lain Toyota Vellfire, Land Rover, Jeep Rubicon, Porsche Cayenne, Ferrari California, Rolls-Royce Phantom, dan Mercedes-Benz S400. Belum termasuk mobil barunya, Tesla yang ia beli setelah menjual mobil Alphard-nya. Foto: Istimewa

    Berdasarkan laporan harta kekayaan yang diserahkan ke KPK, koleksi mobil mewah Bambang Soesatyo antara lain Toyota Vellfire, Land Rover, Jeep Rubicon, Porsche Cayenne, Ferrari California, Rolls-Royce Phantom, dan Mercedes-Benz S400. Belum termasuk mobil barunya, Tesla yang ia beli setelah menjual mobil Alphard-nya. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta-Mobil Jeep Rubicon milik Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo alias Bamsoet turut terendam banjir yang melanda ibu kota sejak Rabu kemarin, 1 Januari 2020.

    Mobil berwarna abu-abu itu diparkir di rumah Bamsoet di kawasan Kemang, Jakarta Selatan yang ditinggali anaknya, Dimaz Raditya. "Rumah Dimaz Raditya juga tergenang banjir di kawasan Kemang," kata Bamsoet kepada wartawan, Kamis, 2 Januari 2020.

    Dimaz Raditya merupakan anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Dia terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar.

    Berdasarkan foto-foto yang dibagikan kepada wartawan, mobil keluaran merk Jeep seri Wrangler itu tampak terendam hingga rodanya tak lagi terlihat. Rubicon tersebut merupakan satu dari deretan mobil mewah yang dikoleksi Bamsoet.

    Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada akhir 2018, tertulis Jeep Rubicon rilisan tahun 2013 itu bernilai Rp 350 juta.

    Selain Rubicon, terlihat pula sebuah Vespa S warna kuning, dua motor Honda, dan satu mobil berwarna putih yang juga tampak terendam air. Ada juga mobil Toyota Rush berwarna putih yang tampaknya sedang berusaha melaju ke luar gerbang.

    Banjir melanda Jabodetabek kemarin pagi, Rabu, 1 Januari 2020 akibat hujan ekstrem sejak 31 Desember 2019. Data BNPB mencatat, titik banjir terbanyak terdapat di Bekasi. Ada 32 titik banjir di Kabupaten Bekasi dan 53 titik di Kota Bekasi. Sedangkan titik banjir di DKI Jakarta sebanyak 63 titik.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.