Jokowi Soal Banjir: Ekosistem Rusak dan Buang Sampah Sembarangan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses evakuasi warga Kampung Pulo yang terjebak banjir masih berlangsung hingga Kamis pagi, 2 Januari 2020 pukul 06.00. Tempo/M Yusuf Manurung

    Proses evakuasi warga Kampung Pulo yang terjebak banjir masih berlangsung hingga Kamis pagi, 2 Januari 2020 pukul 06.00. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan langkah penanganan banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Jakarta dan kota satelit harus ditangani bersama-sama oleh pemerintah pusat dengan daerah.

    Jokowi mengatakan kerusakan ekologi hingga ketidakpedulian masyarakat menjadi faktor terjadinya bencana di awal tahun ini.

    "Ada yang disebabkan oleh kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada, tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana. Banyak hal," kata Jokowi saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Januari 2020.

    Banjir masih terjadi di sejumlah daerah hingga hari ini, Kamis, 2 Januari 2020. Kerja sama lintas pemerintahan itu dikatakan Jokowi diperlukan, agar seluruh aspeknya bisa ditangani dengan baik.

    Meski begitu, Jokowi mengatakan saat ini, fokus utama masih pada penanganan korban banjir. Hingga saat ini, evakuasi masih terus berjalan di sejumlah wilayah yang terendam. Seperti pada instruksi di hari pertama banjir, Jokowi menegaskan keselamatan warga adalah yang utama.

    "Nanti urusan penanganan banjir secara infrastrukturnya akan kita bicarakan setelah penanganan evakuasi selesai," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?