Banjir di Awal Tahun: 9 Orang Meninggal, Longsor, Hujan Tertinggi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan pribadi terendam banjir di kawasan pemukiman warga di Jl. Lembah Aren VII, RW 09, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 1 Januari 2020. Foto/Twitter/TMCPoldaMetro

    Sejumlah kendaraan pribadi terendam banjir di kawasan pemukiman warga di Jl. Lembah Aren VII, RW 09, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 1 Januari 2020. Foto/Twitter/TMCPoldaMetro

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sembilan orang meninggal akibat bencana banjir dan longsor di awal tahun 2020. Para korban berasal dari Jakarta, Bogor dan Depok.

    "Banjir di awal tahun baru 1 Januari 2020 yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya menyebabkan korban, kerusakan dan kerugian harta benda," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Januari 2020.

    Agus menuturkan tiga korban berasal dari Jakarta Timur meninggal karena mengalami hipotermia. Dua korban di antaranya sudah tua.

    Di Depok, tiga korban tewas akibat tertimbun tanah longsor di Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere. Korban tewas akibat tanah longsor juga ada di kawasan Tanah Sereal, Kota Bogor.

    Sementara, satu korban terseret arus banjir di Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor dan satu korban di Kemayoran, Jakarta Pusat tewas akibat tersetrum listrik. Berikut adalah data lengkap korban jiwa akibat banjir ini.

    1. M Ali (82), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Korban mengalami hipotermia
    2. Siti Hawa (72). Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Korban mengalami hipotermia
    3. Willi Surahman, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia)
    4. Rumsinah (68), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)
    5. N (8), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)
    6. Amelia (27), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)
    7. Marsdianto (20), Perumahan Puri Citayam Permai 2, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor (Korban terseret arus banjir saat aliran kali yang berada persis di depan rumahnya menjebol tanggul).
    8. Arfiqo Alif (16) warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Kesetrum listrik
    9. Ibu Kusmiyati (30 thn), korban tertimpa tanah longsor, Tanah Sereal, Kota Bogor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?