PBNU Batalkan Acara Tausiyah Kebangsaan Gara-gara Banjir

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mobil terendam banjir di kawasan pemukiman warga di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 1 Januari 2020. Foto/Istimewa/Dennistya Sagita

    Sejumlah mobil terendam banjir di kawasan pemukiman warga di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 1 Januari 2020. Foto/Istimewa/Dennistya Sagita

    TEMPO.CO, Jakarta - Tausiyah Kebangsaan 2020 yang sedianya digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Rabu, 1 Januari 2020, batal digelar gara-gara banjir di sejumlah daerah di DKI Jakarta.

    "Dengan mempertimbangkan kondisi cuaca hari ini, dan juga terjadi banjir di berbagai titik di Jakarta, maka agenda Refleksi Ahir Tahun 2019 dan Taushiyah Kebangsaan 2020 yang sedianya diselenggarakan siang ini, diundur," ujar Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas lewat keterangan tertulis pada Rabu, 1 Januari 2019.

    Robikin mengatakan, agenda tersebut ditunda pelaksanaannya menjadi esok hari, Kamis, 2 Januari 2020 pukul 14.00 di kantor PBNU, bilangan Kramat, Jakarta Pusat.

    Hujan deras yang terjadi di Jakarta sejak kemarin malam menyebabkan banjir di sejumlah titik di Jakarta. BPBD DKI mencatat hingga pagi tadi puluhan titik di 8 kelurahan terendam banjir dengan ketinggian 20-90 sentimeter. Banjir disebabkan oleh curah hujan dan luapan kali.

    BMKG memprediksi, hujan lebat masih akan terus mengguyur sebagian wilayah Indonesia dan berpotensi menyebabkan banjir di beberapa daerah termasuk Jakarta dan Bekasi, pada hari ini hingga besok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?