Unggahan Instagram Jokowi Dipenuhi Komentar soal Banjir

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan berdesakan di depan Gedung Agung Yogyakarta untuk bisa mendapat kesempatan berfoto bersama Presiden Joko Widodo Selasa (31/12). Tempo/Pribadi Wicaksono

    Wisatawan berdesakan di depan Gedung Agung Yogyakarta untuk bisa mendapat kesempatan berfoto bersama Presiden Joko Widodo Selasa (31/12). Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan ucapan selamat tahun baru 2020 di Instagram pribadinya, @jokowi, Rabu, 1 Januari 2020. Dalam unggahan itu, Jokowi juga menyuarakan optimisme dia dalam menyongsong 2020.

    Ia mengatakan 2019 berhasil dilewati. Indonesia, kata dia, patut berbangga karena berhasil melewati banyak ujian dan meraih banyak pencapaian di 2019.

    "Kita sekarang siap menyongsong tantangan dan peluang pada hari-hari mendatang dengan penuh optimisme," tulis Jokowi.

    Ia mengatakan Indonesia punya modal persatuan, kerukunan, dan kerja keras. Ini, kata Jokowi, bisa menjadi modal untuk menghadapi ketidakpastian global yang menyelubungi dunia saat ini.

    Hingga pukul 10.00 WIB, unggahan ini disukai setidaknya 200 ribu akun. Selain itu, di kolom komentar, percakapan mencapai sekitar 1.900 komentar. Namun tak semua komentar berisi balasan doa dan ucapan tahun baru. Banyak di antaranya yang berkomentar terkait situasi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

    Salah satu akun (aska_**) berkomentar, "Pak banjir, pak." Ada pula @dwistre** yang berkomentar "Pak rumahku kebanjiran." Sedangkan akun milliemaharani** menulis "Selamat tahun baru ya Pak. Alhamdulillah hari pertama berlimpah banjir,".

    Banjir melanda sejumlah daerah di Indonesia. Di Jabodetabek, hujan terjadi sejak Selasa sore, 31 Desember 2019 hingga Rabu pagi, 1 Januari 2020. Intensitas hujan meningkat saat dini hari menuju subuh.

    Dari laporan sejumlah warga, banjir terjadi hampir di semua wilayah Jabodetabek dan menghambat aktivitas warga. PLN juga akhirnya memutuskan untuk memadamkan lampu di sejumlah wilayah, untuk keamanan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.