Megawati dan Puan Tak Hadiri Peringatan Hari Lahir Taufiq Kiemas

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Ibu Negara  Iriana Joko Widodo (kedua kanan) dan mantan presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) mengikuti perayaan Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019). Perayaan Natal Nasional 2019 yang diikuti sedikitnya 11 ribu umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia tersebut mengambil tema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan) dan mantan presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) mengikuti perayaan Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/12/2019). Perayaan Natal Nasional 2019 yang diikuti sedikitnya 11 ribu umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia tersebut mengambil tema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tidak hadir di acara tahlilan peringatan hari lahir almarhum suaminya, Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Selasa, 31 Desember 2019. "Ibu tidak bisa hadir karena sudah berangkat ke Jepang untuk menerima gelar doktor honoris causa," kata Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah di TMP Kalibata pada Selasa, 31 Desember 2019.

    Puteri Taufiq dan Megawati, Puan Maharani pun tak hadir dalam acara itu. Ketua DPR itu mendampingi ibunya ke Jepang.

    Selain Basarah, yang hadir di acara tahlilan memperingati hari lahir Taufiq Kiemas yakni; Menteri Agama Kabinet Kerja Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning dan puluhan kader partai banteng lainnya.

    "Semoga dengan peringatan ini, kita tetap terus mengingat cita-cita Pak Taufiq untuk terus menyatukan kekuatan nasionalis dan agama," ujar Basarah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.