PKS Belum Setuju Kader Gerindra Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (kedua kanan) berpelukan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) disaksikan Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (kedua kanan) berpelukan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) disaksikan Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya belum menyetujui politikus Gerindra Ahmad Riza Patria menjadi wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Hidayat juga menanggapi pernyataan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik yang berharap PKS mendukung Riza.

    "Pernyataan sepihak. Tapi kan dia (bilang) insya Allah. Berarti dia (Taufik) juga tidak yakin," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 30 Desember 2019.

    Hidayat mengatakan PKS masih berjuang mengajukan kadernya sendiri menjadi pendamping Gubernur Anies Baswedan. Partai dakwah ini juga berpegang pada janji Gerindra bahwa posisi itu menjadi jatah PKS.

    Posisi wakil gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018 lantaran Sandiaga Uno maju pemilihan presiden 2019 mendampingi Prabowo Subianto. PKS sudah mengajukan dua nama calon wagub, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

    Namun, dua nama yang diajukan PKS tak kunjung diproses oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Belakangan Gerindra malah mengajukan empat nama, yakni Arnes Lukman, Riza Patria, Ferry Juliantono, dan Saefullah. Riza Patria belakangan disebut-sebut menjadi calon terkuat.

    Hidayat mengatakan partainya belum mengambil sikap soal empat nama dari Gerindra. Menurut dia, PKS masih berharap DPRD memproses dua calon dari PKS dulu, terlepas apa pun hasilnya. Selama ini, kata Hidayat, DPRD tak menindaklanjuti dengan alasan rapat tidak pernah kuorum.

    "Bikin dong kuorum. Setelah kuorum putuskan apakah diterima atau ditolak. Kalau diterima ya jalan, kalau tidak diterima kan berarti PKS harus membuat langkah politik yang baru," ujar dia.

    M. Taufik sebelumnya mengaku optimistis PKS akan mendukung Riza Patria menjadi wagub DKI. Menurut dia, pengalaman Riza di Ibu Kota lebih banyak ketimbang tiga calon lainnya. Misalnya, lanjut dia, Riza pernah menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jakarta.

    "Jadi kalau ditanya soal Jakarta, Pak Riza paham banget," ucap Taufik di Wisma Garuda, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu, 29 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.