Selama 2019, 3.250 Orang Meninggal akibat Kecelakaan di Jabar

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses evakuasi salah satu korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91 di Purwakarta, Jawa Barat, Senin, 2 September 2019. Akibat kecelakaan tersebut, 8 orang dinyatakan meninggal dunia dan 20 orang mengalami luka-luka. ANTARA/M Ibnu Chazar

    Proses evakuasi salah satu korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91 di Purwakarta, Jawa Barat, Senin, 2 September 2019. Akibat kecelakaan tersebut, 8 orang dinyatakan meninggal dunia dan 20 orang mengalami luka-luka. ANTARA/M Ibnu Chazar

    TEMPO.CO, Bandung- Sedikitnya 3.250 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Barat sepanjang 2019. Jumlah ini setara dengan 13,8 persen korban meninggal dunia akibat kecelakaan di tingkat nasional yang berjumlah 23.530 orang.

    Direktur Direktorat Lalu-lintas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Eddy Djunaedi menyebutkan jumlah korban meninggal akibat kecelakaan di Jawa Barat menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya. Karena pada 2018, ujar dia, korban meninggal akibat kecelakaan berjumlah 3.392.  "Itu turun 4,18 persen dari tahun 2018," ujar Eddy saat dihubungi Tempo, Senin, 30 Desember 2019.

    Dia menuturkan kecelakaan di jalan tol merupakan salah satu penyumbang terbanyak kasus kecelakaan di Jawa Barat. Sepanjang tahun ini, menurutnya, kecelakaan di Jawa Barat berjumlah 7.127 kasus. Jumlah itu menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 6.897. "Beberapa kasus kecelakaan di jalan tol menjadi kejadian yang menonjol sepanjang tahun ini," katanya.

    Eddy berujar ada beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya kecelakaan di Jawa Barat. Salah satunya adalah infrastruktur. Ia mencontohkan kasus kecelakaan di jalan tol salah satunya disebabkan oleh infrastruktur yang belum memadai, di samping masalah human error seperti mengantuk. "Salah satunya Jalan Tol Cipali masih menjadi perhatian kita. Terutama di kilometer 86 sampai 134 baik dari arah timur maupun barat," katanya.

    Pada 2020, kata dia, Polda Jawa Barat akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan masalah yang menjadi faktor terjadinya kecelakaan.  "Pak Kapolda sudah memberi rekomendasi ke pengembang agar pembatas jalur di Tol Cipali dibuat permanen. Juga membuat titik kejut setiap satu kilometer," katanya.

    Selain korban meninggal dunia, kasus kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat mengakibatkan 856 orang luka berat. Tingginya kasus kecelakaan di Jawa Barat pun tak lepas dari banyaknya pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

    Sepanjang 2019, Polda Jawa Barat telah menindak 1.500.251 kasus pelanggaran lalu lintas.  Sedangkan akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, Polda Jawa Barat mencatat kerugian material mencapai 16.785.588.502.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.