Tetangga Novel Baswedan Lihat Pelaku Mondar-mandir Sejak Lama

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novel Baswedan berbicara saat menghadiri peluncuran buku Nusantara Berkisah 2: Orang-orang Sakti karya S. Dian Andryanto di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    Novel Baswedan berbicara saat menghadiri peluncuran buku Nusantara Berkisah 2: Orang-orang Sakti karya S. Dian Andryanto di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2019. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah seorang tetangga Novel Baswedan mengatakan dua tersangka penyerangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu memiliki kemiripan dengan sosok mencurigakan yang mondar-mandir di rumah Novel beberapa minggu sebelum kejadian.

    Tempo menunjukkan kedua foto terduga pelaku penyerangan, RB yang belakangan diketahui bernama Ronny, dan RM kepada sang tetangga.

    “Ini betul mirip (menunjuk foto RB). Ini juga tapi dulu rambutnya panjang (foto RM),” kata pria yang enggan disebut namanya tersebut saat ditemui Tempo pada Ahad, 29 Desember 2019.

    Ia mengatakan kedua pria tersebut kerap mendatangi warung miliknya untuk sekedar minum kopi dan susu kental manis. Menurut dia, RB dan RM rutin datang selama satu pekan sebelum kejadian penyiraman air keras. 

    Ia mengatakan sempat curiga, karena ia sudah tinggal di sana sejak 1997, dan mengenali mayoritas warga sekitar Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Salah satu hal yang ia soroti saat itu adalah logat RB dan RM yang terdengar bukan dari pulau Jawa. “Logatnya seperti orang seberang,” kata dia.

    Novel Baswedan, disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. Ia diserang sepulang dari salat subuh berjamaah di Masjid Ihsan di dekat rumahnya. Akibatnya, mata kiri Novel rusak hingga 95 persen. Dia harus menjalani operasi berkali-kali di Singapura.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Polri Argo Yuwono mengatakan RM dan RB ditangkap di Cimanggis, Depok, Kamis malam 26 Desember 2019. Mereka diperiksa di Polda Metro Jaya dan ditetapkan tersangka pada keesokan harinya. Sabtu 28 Desember keduanya dipindahkan dari Polda Metro ke Badan Reserse Kriminal di Mabes Polri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?