Ini Sketsa Pelaku Penyerangan Novel Baswedan Versi Polisi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, menunjukkan sketsa terduga pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, di gedung KPK, Jakarta, 24 November 2017. Setelah dilantik menjadi Kapolri, Idham berjanji akan langsung menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal baru untuk mempercepat pengungkapan kasus Novel Baswedan yang sudah jatuh tempo. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, menunjukkan sketsa terduga pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan, di gedung KPK, Jakarta, 24 November 2017. Setelah dilantik menjadi Kapolri, Idham berjanji akan langsung menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal baru untuk mempercepat pengungkapan kasus Novel Baswedan yang sudah jatuh tempo. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap dua polisi aktif yang diduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

    Kedua terduga pelaku ini berinisial RM dan RB. Mereka ditangkap di kawasan Cimanggis, Kota Depok.

    "Kami menangkap kedua terduga pelaku tadi malam (Kamis, 26 Desember 2019)," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono, Jumat, 27 Desember 2019. 

    Soal identitas pelaku dan pangkatnya di kepolisian pun Argo juga enggan menjawab. Dia beralasan keduanya baru ditangkap sehingga masih menjalani pemeriksaan. "BAP-nya saja saya belum baca," kata Argo merujuk ke dokumen Berita Acara Pemeriksaan.

    Sebelumnya, polisi telah dua kali merilis sketsa wajah terduga pelaku. Pertama sketsa versi Mabes Polri yang dirilis Kapolri saat itu Jenderal Tito Karnavian pada 31 Juli 2017 dan versi Polda Metro Jaya yang dirilis 24 November 2017.

    1 Versi Polda:

    a. Pelaku pertama pernah mendatangi rumah Novel beberapa hari sebelum penyerangan. Orang ini terekam kamera pengawas. Ciri orang ini sebagai berikut:

    -Umur sekitar 40 tahun
    -Tinggi 165 centimeter
    -Wajah bulat, dagu berat
    -Bentuk hidung bulat besar
    -Warna rambut hitam
    -Postur tubuh kekar
    -Kulit sawo matang cenderung gelap
    -Menggunakan sweater abu-abu

    b. Sementara orang kedua juga sempat terlihat di tempat wudu Masjid Al-Ikhsan, Kelapa Gading, sehari sebelum penyerangan Novel, 11 April 2017. Pria ini memiliki ciri-ciri:

    -Umur sekitar 35 tahun
    -Tinggi 173 sentimeter
    -Wajah oval
    -Dagu tajam
    -Hidung lurus
    -Rambut hitam bergelombang, panjang seleher
    -Postur atletis
    -Kulit sawo matang terang
    -Berjaket hijau lengan panjang warna terang

    2 Adapun versi Mabes Polri memiliki ciri-ciri:

    -Umur 35 tahun
    -Tinggi 167 sentimeter
    -Wajah bulat-hidung bulat besar
    -Bibir tipis atas dan bawah tebal
    -Rambut ikal keriting kecil
    -Kulit sawo matang gelap
    -Berjaket warna biru berpenutup kepala

    Saat ini, polisi masih mengumpulkan informasi terkait penanganan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.