KPK Umumkan Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Hari Ini

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menunjukkan simbol jari tangan menutup mulut sebagai tanda dilarang bicara, seusai memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019. Febri menyatakan mengundurkan diri sebagai Juru Bicara KPK. TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menunjukkan simbol jari tangan menutup mulut sebagai tanda dilarang bicara, seusai memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019. Febri menyatakan mengundurkan diri sebagai Juru Bicara KPK. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengatakan akan mengumumkan pelaksana tugas juru bicara KPK, Jumat 27 Desember 2019.

    "Insya Allah untuk Plt juru bicara bisa diumumkan seusai Jumatan ini," kata Nawawi melalui pesan singkat Jumat, 27 Desember 2019.

    Nawawi mengatakan, sejak kemarin hingga pagi tadi, pimpinan KPK telah melakukan seleksi terhadap beberapa orang untuk mengisi Plt Juru bicara.

    "Akan tetapi untuk jubir yang definitif direncanakan akan dilakukan seleksi terbuka pada Januari 2020 mendatang," katanya.

    Seperti diketahui, Febri resmi mundur dari juru bicara KPK. Ia mengatakan pimpinan secara kolektif telah memutuskan untuk mengisi posisi juru bicara.

    "Perlu saya sampaikan per hari ini, tugas saya sebagai juru bicara KPK sudah selesai," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019.

    Febri mengatakan pimpinan KPK akan menunjuk jubir baru. Ia akan melanjutkan jabatannya sebagai kepada Biro Humas.

    HALIDA BUNGA FISANDRA | ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.