Dahnil Anzar Ikut Pemilihan Wali Kota Medan? Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi, dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di Kantor Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi, dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di Kantor Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa, 12 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan dua kondisinya jika maju untuk mengikuti pemilihan Wali Kota Medan. Pertama, ia hanya akan maju dari Partai Gerindra dan atas perintah Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

    "Mengingat saya adalah juru bicara beliau, sejak awal saya siap ditugaskan di mana pun," kata Dahnil dalam keterangan tertulis, Kamis, 26 Desember 2019.

    Dahnil memang juru bicara Prabowo Subianto di Partai Gerindra dan Staf Khusus Menteri Pertahanan RI. Tugas-tugas itu, kata Dahnil, membutuhkan konsentrasi tinggi.

    "Saya ingin berkontribusi dimana pun saya bertugas, apakah sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan atau diminta ikut berkontestasi di Pemilihan Wali Kota Medan," ujar mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini.

    Dahnil mengucapkan terima kasih atas dorongan dari partai lainnya dan masyarakat yang menginginkan dia mencalonkan diri. Namun, hingga sekarang ia belum memutuskan untuk maju atau tidak. Prabowo, kata dia, juga belum memberikan perintah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...