PBNU Ingin Natal Jadi Refleksi Masyarakat untuk Saling Mencintai

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini (tengah) saat rapat pleno dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Banjar, Jawa Barat, 27 Februari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini (tengah) saat rapat pleno dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Banjar, Jawa Barat, 27 Februari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini mengucapkan selamat hari Natal. “Selamat hari Natal & Tahun Baru 2020, terutama untuk semua saudara-saudara yang beragama Kristiani di Negara Republik Indonesia,” kata Helmy melalui keterangan tertulis, Selasa 24 Desember 2019.

    Ia berharap natal tahun ini menjadi refleksi untuk saling mencintai sesama anak bangsa. Ia mengatakan sudah sejak lama, bahkan sebelum terbentuk NKRI, bangsa Indonesia telah memiliki nilai luhur. Meski dengan perbedaan suku, ras, agama dan golongan, namun tetap dapat hidup rukun, tentram, guyub, dan bergotong royong. Oleh karena itu, Natal kali ini diharapkannya bisa jadi refleksi untuk mengimplementasikan nilai itu.

    “Momen natal juga hendaknya menjadi sarana bagi kita untuk merefleksikan diri dan bercermin sebagai sebuah bangsa dalam mengimplementasikan  rasa cinta kasih kepada sesama anak bangsa.” Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, sebagai sebuah entitas bangsa yang besar dan berkeberadaban, serta membangun persaudaraan kemanusiaan.

    Helmy berharap untuk mengedepankan sikap saling menghargai dan menyatukan sikap untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, makmur, dan adil. “Bangsa Indonesia terdiri dari ratusan suku, sekian agama, banyak budaya tapi kita tetap bersatu dalam bingkai NKRI, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.”

    Helmy mengharapkan agar natal tahun ini menjadi natal yang penuh kedamaian dan membawa perdamaian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.