18 Korban Meninggal Kecelakaan Maut Bus Sriwijaya Teridentifikasi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya dengan rute Bengkulu - Palembang yang masuk jurang di Liku Lematang, Prahu Dipo, Dempo Selatan, Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa, 24 Desember 2019. ANTARA/Handout/Dok Basarnas Palembang

    Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya dengan rute Bengkulu - Palembang yang masuk jurang di Liku Lematang, Prahu Dipo, Dempo Selatan, Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa, 24 Desember 2019. ANTARA/Handout/Dok Basarnas Palembang

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 18 dari 26 korban meninggal dalam kecelakaan maut bus Sriwijaya tujuan Bengkulu- Palembang di Liku Lematang Kota Pagaralam, teridentifikasi.

    Berdasarkan data papan informasi Rumah Sakit Besemah Pagaralam, Selasa pukul 12.50 WIB, dari 26 korban meninggal, 16 berjenis kelamin laki-laki dan 10 perempuan.

    Berikut 18 nama korban meninggal yang teridentifikasi:
    1. Kelvin Andeka (16) laki-laki, alamat Desa Kepahiyang Bengkulu
    2. Fadhil (10) laki-laki, alamat Desa Maryo Mulyo, Pondok Kota Bengkulu Tengah
    3. Feri Efrizal (34) laki-laki/sopir bus, alamat Perumahan Yasea Damai A1 Nomor 1 Sako Kenten Palembang
    4. Ulul, perempuan, alamat Perajen Kecamatan Banyuasin I, Sumsel
    5. Ayu Intan (9) perempuan, alamat Traman Jaya Muko-muko Bengkulu
    6. Efran Fadhil Akbar, laki-laki, alamat Kepahiyang Bengkulu
    7. M. Ikbal Prabowo, laki-laki, alamat Perajen Kecamatan Banyuasin I, Sumsel
    8. Metriani Andeka, laki-laki, alamat Kepahiyang Bengkulu
    9. Ali Jaya (53) laki-laki, alamat Jalan Gandaria, Bengkulu
    10. Ilyas (69) laki-laki, Ilyas, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumsel
    11. Jimmu Yuda Sanjaya, laki-laki alamat Empat Lawang, Sumsel
    12. Warsono (62) laki-laki, alamat Jalan Sabar Jaya, Banyuasin, Sumsel
    13. Imron (59) laki-laki, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu
    14. Rosita (50) perempuan, alamat Jalan Sriwijaya
    15. Feri (48) laki-laki, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu
    16. Yasiroh, perempuan, alamat belum diketahui
    17. Farel (anak-anak) laki-laki, alamat belum diketahui
    18. Nur PH, perempuan, alamat belum diketahui

    Sedangkan delapan korban meninggal lainnya masih diidentifikasi.

    Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya dengan rute Bengkulu - Palembang yang masuk jurang di Liku Lematang, Prahu Dipo, Dempo Selatan, Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa, 24 Desember 2019. Berdasarkan data dari Polres Pagaralam dari total 39 orang penumpang bus yang menjadi korban, 25 orang meninggal dunia dan 14 orang mengalami luka berat dan ringan. ANTARA/Handout/Dok Basarnas Palembang

    Adapun 13 korban selamat yakni:
    1. Basarudin (43) alamat Desa Semarang Kecamatan Tanjung Serut, Kota Bengkulu
    2. Hepriadi (31) alamat Desa Salak Tiga Kecamatan Panorama Kota Bengkulu
    3. Hasanah (52) alamat Tanjung Suko Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan ilir, Sumsel
    4. Sukiyem (43) alamat Desa Lubuk Selandak Kecamatan Terambang Jaya Kota Prabumulih
    5. Aisyah Awaliah Putri (9) alamat Jl. Salak Kota Bengkulu
    6. Ariri (14) alamat Desa Perajin Kabupaten Banyuasin.
    7. Lukman (43) alamat Jalan Budi Utomo Kelurahan Sungai Hitam Kecamatan Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu
    8. Aldi (18) alamat Desa Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel
    9. Riduan (44) alamat Desa Kinono Sari Kelurahan Banjar Sari Kabupaten Enggano Bengkulu Utara
    10. Darusalam (35) alamat Desa Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel
    11. Riki (25) alamat Desa Kemang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.
    12. Haris Krisyanto (19) alamat Desa Alas Bangun Kecamatan Pinang Raya Bengkulu Utara
    13. Khadijah (68) alamat Perumnas Baru Blok A2 Kabupaten Bengkulu.

    Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, mengatakan, pencarian korban masih terus dilakukan mengingat bus yang jatuh dari ketinggian 150 meter tersebut juga berisi penumpang gelap.

    "Diketahui bus dari Bengkulu hanya membawa 27 penumpang, namun sepanjang perjalanan sampai ke Pagaralam sopir juga mengangkut penumpang dari pinggir jalan, jadi tim evakuasi akan mencari sampai tidak ditemukan mayat lagi," ujar AKBP Dolly Gumara.

    Tim SAR gabungan menyisir aliran Sungai Lematang hingga radius 500 meter. Kontur sungai yang berbatu cukup menyulitkan para petugas, kendati demikian tim juga dibantu masyarakat setempat yang sudah mengenali medan area evakuasi.

    Sebelumnya Bus Sriwijaya jenis Mitsubishi Fuso nomor polisi BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang masuk ke jurang di Liku Lematang Jalan Lintas Pagaralam-Lahat KM 9 Desa Plang Kenidai Desa Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam pada Senin malam pukul 23.15 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?