Fahira Idris Sebut Ahmad Dhani akan Bebas Pada 30 Desember 2019

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo (kiri) mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 7 Mei 2019. Ahmad Dhani divonis atas ucapannya yang dinilai mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik saat acara Deklarasi Ganti Presiden yang batal dilaksanakan di Surabaya, 26 Agustus 2018. ANTARA/Didik Suhartono

    Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo (kiri) mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 7 Mei 2019. Ahmad Dhani divonis atas ucapannya yang dinilai mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik saat acara Deklarasi Ganti Presiden yang batal dilaksanakan di Surabaya, 26 Agustus 2018. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPD RI dari DKI Jakarta, Fahira Idris, menjenguk musikus Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

    Fahira datang bersama sejumlah anggota ormas dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bang Japar. “Alhamdulillah beliau sehat, insyaallah bebas tgl 30 Desember 2019,” tulis Fahira dalam akun twitternya @fahiraidris pada Senin, 23 Desember 2019.

    Dalam cuitan tersebut, Fahira dan sejumlah tamu tampak berfoto bersama dengan Dhani yang mengenakan kaos hitam. Selain itu, ada pula istri Dhani, Mulan Jameela yang kini jadi anggota DPR RI. Mereka berfoto bersama di sebuah ruangan.

    Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada Dhani, Selasa, 11 Juni 2019. Ketua majelis hakim R. Anton Widyopriyono dalam amar putusannya menyatakan Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE.

    Majelis berpendapat Dhani dengan sengaja dan tanpa hak mentransmisikan konten penghinaan sehingga membuat orang lain tersinggung, khususnya penyebutan kata idiot. Sebab, menurut penjelasan saksi ahli bahasa, kata idiot mengacu kepada orang yang memiliki IQ paling rendah.

    Sebelum vonis di Pengadilan Surabaya, Dhani terlebih dahulu terjerat perkara di Jakarta. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Dhani bersalah dalam kasus ujaran kebencian pada Januari 2019.

    Fahira menambahkan, Dhani akan pulang ke kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Nantinya kepulangan Dhani bakal dikawal dengan konvoi 250 anggota Bang Japar. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...