Bangun Sumber Daya Manusia, KSP Bahas Manajemen Talenta Nasional

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan istrinya, Franka Makarim, pada acara peresmian revitalisasi gedung PAUD Km

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan istrinya, Franka Makarim, pada acara peresmian revitalisasi gedung PAUD Km "0" di kompleks Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Senin (23/12/2019). (ANTARA/Indriani)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) RI menggelar rapat tingkat menteri membahas konsep manajemen talenta nasional yang tengah dicanangkan pemerintah, Senin, 23 Desember 2019. Gugus tugas ini ditargetkan terbentuk pada 2020.

    Tiga opsi bentuk gugus tugas manajemen talenta nasional ini, yakni; dibentuk menjadi badan sendiri, berada di bawah kementerian atau menjadi badan task force. "Kami akan segera menggelar rapat terbatas untuk memutuskan bentuk manajemen talenta nasional ini," ujar pimpinan  rapat, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

    Rapat itu dihadiri Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

    Secara umum, Moeldoko menjelaskan gugus tugas ini dibentuk guna membangun kapasitas nasional dari sisi sumber daya manusia. Menteri Nadiem Makarim mengatakan, gugus tugas ini diperlukan untuk mewadahi lahirnya sumber daya manusia unggul.

    "Pemerintah harus mengidentifikasi, membina, mendukung dan memberikan mentoring kepada SDM-SDM bertalenta ini," ujar Nadiem.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.