Tabrakan Beruntun di Pasuruan, Trailer Tidak Sesuai Spesifikasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengamati lokasi kecelakaan beruntun di jalan Raya Surabaya-Malang, Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu, 22 Desember 2019. Kecelakaan yang diduga akibat truk kontainer yang bermuatan alat berat itu hilang kendali dan menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor sehingga menewaskan tujuh orang dan lima orang lainnya luka-luka. ANTARA

    Warga mengamati lokasi kecelakaan beruntun di jalan Raya Surabaya-Malang, Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu, 22 Desember 2019. Kecelakaan yang diduga akibat truk kontainer yang bermuatan alat berat itu hilang kendali dan menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor sehingga menewaskan tujuh orang dan lima orang lainnya luka-luka. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Kepala Polres Pasuruan, Ajun Komisaris Besar Rofiq Ripto Himawan mengatakan trailer yang digunakan mengangkut eskavator dalam tabrakan beruntun di jalan Malang-Surabaya, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Ahad, 22 Desember 2019, tidak sesuai spesifikasi. "Spesifikasi untuk mengangkut alat berat itu seharusnya trailernya tidak seperti itu,” kata dia, Senin, 23 Desember 2019.

    Menurut Rofiq, ada spesifikasi khusus yang digunakan mengangkut alat berat. Rofiq mengatakan masih menunggu hasil analisis penyebab kecelakaan yang dilakukan Traffict Accident Analyze (TAA) Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Subditgakkum) Polda Jawa Timur. Hasil pemeriksaan itu akan membantu polisi menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan trailer bermuatan alat berat, satu motor, dan tiga minibus itu.

    "Kalau hasilnya sudah ada, bukan hanya human error, baru akan mengarah ke sana (korporasi)." Tim TAA Polda Jawa Timur, pagi tadi menggelar hasil pemeriksaan tempat kejadian yang sudah dilakukan kemarin.

    Tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan sekitar pukul 10.00. Kecelakaan diduga berawal dari rem blong trailer bermuatan alat berat yang melaju dari arah Malang.

    Dengan laju tak terkendali, trailer menabrak motor Mio GT dan Suzuki Karimun di depannya. Trailer berpindah lajur dan menabrak gapura desa. Alat berat yang di atas trailer lalu terjatuh dan menimpa mobil Daihatsu Ayla. Kemudian mobil Daihatsu Sygra dari arah berlawanan menabrak mobil Ayla tersebut.

    Akibat tabrakan beruntun itu tujuh orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka. Tujuh orang yang tewas itu adalah kenek trailer, pembonceng motor Mio GT, serta sopir dan empat penumpang mobil Daihatsu Ayla. Empat penumpang Daihatsu Ayla merupakan rombongan keluarga dari Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Polisi menetapkan sopir trailer sebagai tersangka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...