Kata Mahfud Md Soal Larangan Natal di Dharmasraya

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. Menko Polhukam menjamin keamanan dan situasi yang kondusif jelang Natal dan Tahun Baru 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019. Menko Polhukam menjamin keamanan dan situasi yang kondusif jelang Natal dan Tahun Baru 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, mengatakan kasus pelarangan perayaan natal di Dharmasraya, Sumatera Barat, tengah diselesaikan oleh pemerintah. Ia menegaskan bawah bahwa beragama adalah hak warga negara yang harus dijaga.

    "Ya (kasus) Itu sedang diselesaikan dengan baik-baik," kata Mahfud saat ditemui di Ballroom Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Ahad, 22 Desember 2019.

    Pelarangan perayaan natal terjadi di Jorong Kampung Baru, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Di sana, terdapat jumlah umat Katolik sebanyak 19 keluarga, yang tersebar di Kecamatan Pulau Punjung. Bahkan SETARA Institute dan PUSAKA Foundation Padang menemukan pelarangan sebenarnya tak hanya terjadi saat natal, tapi juga saat pelaksanaan ibadah rutin mingguan.

    Mahfud menegaskan bahwa dalam hukum di setiap orang, punya kebebasan untuk melaksanakan keyakinan atas agamanya dan keyakinannya masing-masing. Hal ini menjamin tiap individu, bukan setiap kelompok, ataupun bukan setiap suku.

    "Soal teknis di lapangan, agar dijaga sedemikian rupa supaya agar tak terjadi konflik," kata dia.

    Pemerintah daerah setempat telah membantah adanya larangan perayaan natal bagi warganya. Mereka berdalih telah bersepakat dengan kaum kristiani di sana, karena khawatir terulangnya konflik horizontal antara pemeluk Kristiani di Jorong Kampung Baru dengan ninik mamak Nagari Sikabau, yang pernah terjadi pada 1999.

    Ibadah atau perayaan berjamaah, hanya diperbolehkan di rumah ibadah resmi. Permasalahannya, tak ada rumah ibadah resmi yang dekat, bagi umat kristiani di sana. Pemda kemudian memberi solusi dengan menyediakan mobil, untuk berangkat ke gereja di tempat terdekat. Namun lokasi terdekat berada di Sawahlunto, yang jaraknya 120 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...