Haddad Alwi Turun Panggung Bersalawat di Sukabumi, Ini Ceritanya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi religi Islam, Haddad Alwi kolaborasi dengan muslimah cilik tampil menghibur pengunjung Atrium Senen saat peluncuran album bertajuk Kidung Cinta Untuk Ayah Bunda di Mall Atrium Senen, Jakarta, Rabu 2 Juli 2014. Haddad Alwi kembali berkolaborasi bersama muslimah cilik. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi religi Islam, Haddad Alwi kolaborasi dengan muslimah cilik tampil menghibur pengunjung Atrium Senen saat peluncuran album bertajuk Kidung Cinta Untuk Ayah Bunda di Mall Atrium Senen, Jakarta, Rabu 2 Juli 2014. Haddad Alwi kembali berkolaborasi bersama muslimah cilik. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyayi lagu religi, Haddad Alwi, mengalami kejadian tidak mengenakkan pada saat menghadiri undangan Haul ke-8 Abdullah bin Zein Alatas di Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin, 16 Desember 2019 lalu.

    Haddad Alwi dituding oleh massa melakukan gerakan yang serupa dengan ajaran Syiah.

    Dalam rekaman video yang beredar, saat hendak bernyanyi Haddad meminta para tamu untuk mengangkat tangan sembari membakar semangat tamu dengan kalimat-kalimat pujian terhadap Nabi Muhammad SAW.

    "Cinta enggak dengan Rasullulah? Keluarkan semuanya suaranya, sayang enggak dengan Rasullulah?" kata Haddad dalam video tersebut.

    Sesaat kemudian seseorang bernama Basim bin Hussein Alhabsyi, penceramah di acara haul tersebut, meminta Haddad untuk menurunkan tangannya.

    Basim berpendapat, gerakan mengangkat tangan adalah cara aliran Syiah membaiat kaumnya. Terjadilah adu mulut antara Haddad Alwi dan Basyim.

    "Di mana-mana saya salawatan sudah sepuluh tahun. Bahkan angkat tangan itu saya ada videonya bersama Mbah Maimoen Zubair, Mbah Maimoen juga angkat tangan," kata Haddad ketika dikonfirmasi hari ini, Minggu, 22 Desember 2019. "Itu pasti mengada-ada."

    Ujung debat Haddad dan Basim, Haddad mengalah dan memilih untuk turun dari panggung. "Saya turun, saya turun."

    Haddad Alwi mengatakan dia tidak tahu bahwa gerakan tersebut terafiliasi dengan Syiah.

    Menurut dia, gerakan mengangkat tangan sambil berdoa sudah dia lakukan selama sepuluh tahun terakhir sebelum memulai bernyanyi. Selama itu pula tidak ada tudingan Haddad Alwi terafiliasi dengan aliran Syiah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Kalsel: 10 Wilayah Tergenang, Tak Sekadar Karena Curah Hujan

    Banjir di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan tak hanya disebabkan curah hujan deras. Banjir Kalsel itu juga disebabkan susutnya hutan.