Dukung Risma Atur Lalu Lintas, DPRD: Siapa Berani Ndak Nurut?

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berada di atas kendaraan tempur menyapa warga ketika melintasi Gedung Negara Grahadi saat Parade Juang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 9 November 2019. Parade tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berada di atas kendaraan tempur menyapa warga ketika melintasi Gedung Negara Grahadi saat Parade Juang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 9 November 2019. Parade tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya mendukung tindakan Wali Kota Tri Rismaharini atau Risma yang turun tangan mengatur kemacetan lalu lintas. Risma terlihat turut mencairkan kemacetan kendaraan pada Senin, 16 Desember 2019.

    Ia turun dari mobil dan berdiri di perempatan Jalan Raya Darmo. Risma pun beberapa kali berteriak-teriak kepada pengemudi mobil dari arah Raya Darmo menuju Jalan Wonokromo yang memperlambat kendaraannya.

    Saat itu kemacetan hebat memang tengah terjadi di sekitar Jalan Raya Darmo dan Jalan Diponegoro. Akibat hujan, lampu lalu lintas padam sehingga kemacetan kendaraan mengunci di beberapa perempatan. Tempo yang kebetulan melintas di jalan itu melihat ekor kemacetan terjadi sejak di fly over Jalan Pasar Kembang.

    Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Baktiono mengatakan wajar jika Risma tergerak ikut mengatur lalu lintas karena kondisi saat itu sudah darurat. "Kalau Bu Risma yang ngatur jalan, semua pasti nurut. Siapa berani ndak nurut?" kata Baktiono.

    Menurut Baktiono apa yang dilakukan Risma bukan pencitraan. Sebab tak sekali dua kali wali kota perempuan pertama di Surabaya itu mengatur lalu lintas. "Saya lihat sudah sering Bu Risma ngatur lalu lintas, terutama dalam kondisi kemacetan parah. Memang ini insidentil," kata dia.

    Hal senada dikatakan anggota DPRD Surabaya dari Partai Solidaritas Indonesia William Wirakusuma. Ia berpendapat Risma memang sering bertindak spontan jika melihat ketidaktertiban.

    Namun William juga meminta kepada pihak-pihak terkait, seperti polisi dan dinas perhubungan agar mengantisipasi kemacetan akibat padamnya lampu lalu lintas. "Spontanitas Bu Risma bagus, tapi polisi dan dishub harus selalu mengantisipasi insiden kemacetan semacam itu," kata William.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.