Maju Calon Wali Kota Solo, Gibran Ikut Uji Kelayakan di PDIP

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Panti Marhaen, Kantor Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Tengah, Kamis, 12 Desember 2019 (Tempo/Jamal Abdun Nashr)

    Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Panti Marhaen, Kantor Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Tengah, Kamis, 12 Desember 2019 (Tempo/Jamal Abdun Nashr)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjalani fit and proper test di Panti Marhaen, Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Tengah, Sabtu, 21 Desember 2019. Putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut datang mengenakan baju berwarna merah dengan logo PDIP di dada.

    Gibran tiba di Panti Marhaen pukul 14.15 WIB. Setelah mengisi daftar hadir, ia lantas masuk ke ruang fit and proper test pukul 14.30. Ayah Jan Ethes itu baru keluar ruangan pukul 15.45 dan langsung menyapa wartawan. Gibran menjalani fit and proper test cukup lama dibanding pesaingnya, Achmad Purnomo, yang tak sampai 30 menit.

    Menurut putra sulung Presiden Jokowi ini, proses wawancara berlangsung lama lantaran banyak hal dibincangkan. "Pembicaraannya menarik tadi di dalam," kata Gibran. "Sharing ilmu. Namanya anak muda harus diisi dengan ilmu-ilmu."

    Dia mengaku mendapat sejumlah pertanyaan dari tim penjaringan PDIP Jateng. Termasuk tentang kesiapannya jika mendapat rekomendasi atau sebaliknya. "Pokoknya perlu saya sebagai anak muda. Sebagai kader PDIP, sebagai bakal calon Wali Kota Solo ingin membesarkan PDIP," ucapnya.

    Menurutnya, direkomendasikan atau tidak, akan berusaha membesarkan PDIP melalui bergotong-royong dengan semua elemen partai. Ia akan merangkul struktur maupun kultur partai berlambang banteng tersebut. "Intinya saya siap mengabdi pada partai," kata Gibran.

    Sebelumnya, Purnomo telah lebih dulu menjalani fit and proper test. Purnomo meninggalkan Panti Marhaen sebelum Gibran datang. Ia mengaku ditanya motivasi mendaftar bakal calon Wali Kota Solo.

    Wakil Wali Kota Solo itu juga optimistis bakal mendapat restu dari Dewan Pimpinan Pusat PDIP meski bersaing dengan Gibran. Proses fit and proper test yang ia jalani juga cukup singkat. "Hanya sebentar, tidak ada setengah jam," kata Purnomo.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.