Kakorlantas: Tol Trans Jawa Hari ini Berlaku Sistem Satu Arah

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019. ANTARA

    Foto udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri memberlakukan sistem satu arah atau one way di Tol Trans Jawa, tepatnya mulai kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 414 Kalikangkung mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB, Sabtu, 21 Desember 2019.

    Pemberlakuan satu arah ini untuk mengurai kepadatan arus kendaraan mudik yang menggunakan jalan tol tersebut.

    "Semua personel, fasilitas untuk one way sudah dipersiapkan sampai ke Jawa Tengah," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Istiono di Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat.

    One way diberlakukan karena hari ini diperkirakan menjadi puncak arus mudik liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

    "Hari ini puncak arus mudik Nataru. Besok sudah normal lagi (tidak berlaku one way)," katanya.

    Dengan pemberlakuan one way, pihaknya mengimbau agar pengemudi bus menggunakan jalur A (jalur kiri) Tol Trans Jawa. Sementara pengemudi kendaraan golongan I menggunakan jalur B (jalur kanan).

    Istiono menyebut pihaknya menyiagakan 250 personel di jalur satu arah dari Cikampek Utama hingga Kalikangkung.

    Sementara arus kendaraan dari Jawa Tengah yang menuju ke Jakarta diarahkan ke jalan arteri. "Kami siapkan contraflow satu lajur untuk pertemuan arus kendaraan dari Cikampek keluar ke arteri," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.