Dapatkan Izin OJK, AdaKami Siap Dorong Inklusivitas Keuangan Melalui Pertumbuhan UMKM

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi dan Direktur Utama Bernardino M. Vega Jr, menggelar press release bersama AFPI.

    Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi dan Direktur Utama Bernardino M. Vega Jr, menggelar press release bersama AFPI.

    INFO NASIONAL — AdaKami, Platform P2P (Peer-to-Peer) Lending di bawah manajemen PT Pembiayaan Digital Indonesia, telah mendapatkan perizinan usaha sebagai penyelenggara layanan pinjam-meminjam dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam surat nomor KEP-128/D.05/2019 tertanggal 13 Desember 2019. AdaKami berhasil memperoleh izin dari OJK dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak tanggal terdaftar di OJK pada 21 Desember 2018.

    President Director AdaKami, Bernardino M. Vega Jr. menyatakan, setelah memperoleh izin dari OJK, AdaKami akan semakin giat menciptakan positive branding di masyarakat, seperti mengadakan seminar dan workshop di kampus-kampus serta berpartisipasi pada program-program pengembangan inklusi keuangan dari OJK. 

    AdaKami juga akan berkomitmen meningkatkan transaksi pinjaman produktif melalui kerja sama dengan institusi/asosiasi yang berbeda, seperti grup peternak ikan air tawar, peternak ayam, pedagang kaki lima dan lain-lain. Melalui hal ini, Adakami berharap dapat berkontribusi secara berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

    Bernardino menambahkan, izin dari OJK sangat penting bagi AdaKami sebagai bukti komitmen melayani masyarakat Indonesia melalui penyediaan jasa keuangan berbasis teknologi, sehingga masyarakat Indonesia yang sebagian besar tidak memiliki akses pada lembaga keuangan dapat memperoleh akses dan menerima pelayanan dengan baik.

    Terkait faktor keamanan, AdaKami telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001 pada bulan Juli 2019. Hal ini membuktikan bahwa AdaKami berkomitmen untuk menjaga privasi pengguna dengan sistem keamanan yang teruji.

    Selain itu, melalui teknologi manajemen risiko Artificial Intelegence (AI) dan big data, proses pengajuan pinjaman terbukti cepat dan lebih mudah.

    AdaKami telah menyalurkan pinjaman secara akumulatif hingga mencapai Rp 637 miliar dengan total pengguna sebanyak 216 ribu di awal Desember 2019 dan telah berpartisipasi pada lebih dari 14 kegiatan sosialisasi dan pengembangan inklusi keuangan selama tahun 2019, baik bersama OJK atau Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.