Para Jenderal Polri Ramaikan Pelantikan Firli sebagai Ketua KPK

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Ki-ka) Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, bersama anggota empat Dewas Harjono, Albertina Ho, Artidjo Alkostar dan Syamsuddin Haris, dan Ketua KPK baru Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, mengikuti acara serah terima jabatan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPKdi gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    (Ki-ka) Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, bersama anggota empat Dewas Harjono, Albertina Ho, Artidjo Alkostar dan Syamsuddin Haris, dan Ketua KPK baru Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, mengikuti acara serah terima jabatan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPKdi gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta-Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Istana Negara Jakarta, Jumat, 20 Desember 20019. Bersama empat orang lainnya, Firli akan memimpin komisi antirasuah itu hingga 2023.

    Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 112/P tahun 2019 dan Nomor 129/P tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi 2019-2023.

    "Saya berharap sekali lagi penguatan KPK itu betul-betul nyata, pemberantasan korupsi bisa sistematis sehingga betul-betul memberikan dampak yang baik bagi ekonomi, bagi negara kita. Saya meyakini insya Allah beliau-beliau Ketua KPK dan Komisioner KPK bisa membawa KPK yang lebih baik dengan didampingi Dewan Pengawas KPK," kata Jokowi.

    Firli merupakan perwira tinggi Polri. Sebelum jadi Ketua KPK ia adalah Analis Kebijakan Utama Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri dengan pangkat terakhir Komisaris Jenderal atau bintang tiga. Sejumlah perwira tinggi Polri pun hadir menyaksikan pelantikan Firli.

    Tampak Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Idham Azis, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono.

    Hadir pula Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Komisaris Jenderal Agung Budi Maryoto, Kabaharkam Inspektur Jenderal Agus Andrianto, dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Priyo Widyanto.

    Selain itu, ada pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Suhardi Alius, Direktur Penegakkan Hukum BNPT Brigadir Jenderal Eddy Hartono, serta Brigadir Jenderal Hary Sudwijanto. Selain para perwira tinggi ini, tampak pula beberapa perwira menengah berpangkat Komisaris Besar. Semua pejabat polisi ini bergiliran menyalami Firli dan berfoto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.