Kandidat Dewan Pengawas KPK Datangi Istana. Ada Artidjo Alkotsar

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti LIPI, Syamsuddin Haris, tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, jelang pelantikan Dewan Pengawas KPK, Jakarta, 20 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Peneliti LIPI, Syamsuddin Haris, tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, jelang pelantikan Dewan Pengawas KPK, Jakarta, 20 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu per satu tokoh yang disebut-sebut sebagai kandidat Dewan Pengawas KPK mulai datang ke Istana Kepresidenan pada Jumat, 20 Desember 2019. Hari ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memang bermaksud melantik dewan pengawas.

    Dari pantauan Tempo, mereka yang sudah datang adalah Mantan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Albertina Ho; Mantan Hakim Agung, Artidjo Alkostar; dan Peneliti LIPI, Syamsuddin Haris.

    Nama-nama yang bakal mengisi posisi Dewan Pengawas KPK pada periode awal akan ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi. Hal ini sesuai dengan Pasal 69 A ayat (1) UU Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK.

    Keberadaan dewan pengawas KPK ini menuai banyak kritik. Salah satunya, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia Dadang Trisasongko yang melihat kode etik Dewan Pengawas terlalu longgar sehingga rawan intervensi politik ke KPK. Ia khawatir KPK tak lagi independen karena keberadaan dewan ini. “Ini penjinakan KPK,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.