3.000-an Eks Kombatan GAM Akan Konsolidasi Senin Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

    Mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sebanyak 3.000-an eks kombatan dan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh (KPA) dan bukan anggota akan menghadiri pertemuan internal untuk silaturahmi dan konsolidasi pada Senin pekan depan, 23 Desember 2019. Kegiatan dipusatkan di kompleks Makam Pahlawan Nasional Tgk Cik Ditiro dan Wali Nanggroe Tgk Hasan Ditiro, Meurue, Aceh Besar.

    “Kami memilih kegiatan ini pada Desember karena ada dua momentum penting," kata juru bicara KPA Azhari Cage di Banda Aceh, Kamis, 19 Desember 2019.

    Mantan Anggota DPR Aceh itu menyebutkan pertemuan hanya sebagai ajang reuni sesama GAM dan eks kombatan yang dulu pernah berjuang bersama di hutan dam gunung di Aceh. Kegiatan ini sudah lama direncanakan, tetapi baru sekarang terlaksana. “Tujuan pertemuan ini untuk menguatkan silaturahmi dan persatuan sesama eks kombatan dan GAM," kata Azhari.

    Azhari menegaskan tidak ada agenda politik dalam pertemuan itu. Kegiatan murni silaturahmi karena pemilihan presiden dan legislatif sudah selesai. Begitu juga dengan pilkada yang masih lama digelar, antara 2022 atau 2024.

    Sambutan akan disampaikan oleh Ketua KPA Muzakir Manaf, Wali Nanggroe Malik Mahmud, dan tokoh perjuangan, dirangkai dengan penyerahan santunan untuk anak yatim serta ditutup doa bersama.
    "Karena itu, kami berharap pertemuan eks kombatan dan GAM seluruh Aceh tidak perlu dicurigai," kata Azhari. Ia berharap aparat keamanan ikut mendukung mensukseskan kegiatan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.