Alasan Laode M. Syarif Beri Kulit Kerang pada Komisioner Baru KPK

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief bersama Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin (tengah) dan Direktur Penuntutan KPK, Fitroh Rohcahyanto (kiri), memberikan keterangan kepada awak media seusai melakukan pertemuan tertutup, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 November 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief bersama Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin (tengah) dan Direktur Penuntutan KPK, Fitroh Rohcahyanto (kiri), memberikan keterangan kepada awak media seusai melakukan pertemuan tertutup, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 November 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta-Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief menyiapkan sebuah kulit kerang untuk komisioner baru KPK. Kerang itu menjadi salah satu barang peninggalan Syarif sebelum jabatannya selesai pada Jumat, 20 Desember 2019.

    "Saya punya kulit kerang yang besar. Itu akan didapat oleh komisioner yang menempati ruangan saya," kata Syarif di Auditorium ACLC - Pusat Edukasi Antikorupsi Gedung Lama KPK, Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019.

    Laode mengatakan, kerang itu turut disandingkan dengan sebuah pesan khusus kepada komisioner itu. "Saya tulis pesan di situ, selamat dipakai (ruangannya)," kata Syarif.

    Menjelang pelantikan Pimpinan KPK periode 2019-2023, dia mengaku sudah menyicil sejumlah barang dari kantornya untuk dibawa pulang. "Sejak minggu ini, barang saya enggak banyak yang dari rumah. Yang saya kemas buku saja karena banyak buku yang saya bawa. Kemarin raket, bola basket sudah dibawa pulang ke rumah. Mungkin besok yang terkahir tempat bikin kopi saya, akan saya bawa pulang," ujarnya.

    Selain meninggalkan kenang-kenangan, Laode bercerita dia mendapatkan kenang-kenangan dari pegawai KPK. Dia menyebut lima pimpinan KPK masing-masing mendapatkannya. "Kami dapat foto yang dibikin jadi lukisan kolase. Berlima, (ada) Pak Agus dulu, lalu kami berempat belakangnya. Begitu semua masing-masing," katanya.

    Laode pun berpesan kepada para pegawainya, bahwa perlawanan korupsi itu perjuangan maraton. Dia ingin pegawai tetap optimistis. "UU KPK bisa berubah, tapi semangat seluruh pegawai KPK untuk mencegah dan memberantas korupsi harus tetap kuat. Bahkan kiranya haurs lebih kuat dari yang sekarang."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.