Bangun Ibu Kota, Jokowi Minta Izin ke Tokoh Masyarakat Kalimantan Timur

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu, 8 Mei 2019. Jokowi meninjau lokasi alternatif ibu kota baru Indonesia. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu, 8 Mei 2019. Jokowi meninjau lokasi alternatif ibu kota baru Indonesia. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Balikpapan - Presiden Joko Widodo atau Jokowi audiensi bersama sejumlah tokoh masyarakat, adat, dan agama di De Bandar Resto, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, 17 Desember 2019.

    Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta restu dari para tokoh terkait pembangunan ibu kota di Kalimantan Timur. Jokowi juga menjelaskan konsep pembangunan di calon ibu kota negara yang akan berlokasi di Kabupaten Penajam Paser dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

    "Ada sebuah transformasi pindahnya budaya kerja, pindahnya sistem kerja kita, pindahnya pola pikir kita. Ya semuanya dengan kepindahan ini saya sudah sampaikan kepada menteri agar kita install," kata Jokowi

    Usai pertemuan, Jokowi diagendakan meresmikan ruas tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) seksi Samboja-Samarinda, Kalimantan Timur, siang ini.

    Posisi tol ini menjadi strategis dengan rencana pemindahan ibu kota negara. Jalan Tol Balikpapan – Samarinda juga menjadi akses penghubung Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Akses menuju bandara ini dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit dengan melewati Seksi V ruas Balikpapan – Sepinggan yang hanya berjarak sekitar 8 km dari bandara tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.