Nadiem Makarim Lantik Empat Pejabat Kemendikbud

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, berdialogh dengan komedian Sogi Indra Dhuaja saat bermain drama #PrestasiTanpaKorupsi dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di SMKN 57, Jakarta, 9 Desember 2019. Drama #PrestasiTanpaKorupsi juga disaksikan oleh Presiden Joko Widodo. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, berdialogh dengan komedian Sogi Indra Dhuaja saat bermain drama #PrestasiTanpaKorupsi dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di SMKN 57, Jakarta, 9 Desember 2019. Drama #PrestasiTanpaKorupsi juga disaksikan oleh Presiden Joko Widodo. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim melantik empat pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

    Empat Pejabat Tinggi Madya Kemendikbud itu adalah Ainun Na'im, dilantik sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Didik Suhardi, Muchlis Rantoni Luddin dilantik kembali dalam jabatan Inspektur Jenderal (Irjen).

    Ada pula Hilmar Farid yang kembali dilantik sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan, dan Chatarina Muliana Girsang kembali dilantik sebagai Staf Ahli Mendikbud bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan.

    Keempatnya dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 175/TPA Tahun 2019, ditetapkan pada 5 Desember 2019.

    Dalam prosesi pelantikan, Mendikbud Nadiem menjelaskan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menjadi prioritas pemerintah saat ini. Hal itu dilakukan demi mendorong terwujudnya SDM yang berkarakter pekerja keras, dinamis, terampil, dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Nadiem menegaskan, Kemendikbud memiliki peranan penting dan strategis untuk menyiapkan SDM unggul dan berkarakter.

    "Saya mohon pejabat yang baru dilantik untuk membuat terobosan dan lompatan besar untuk menjawab tantangan tersebut," kata Nadiem dalam sambutannya di Grha Utama, Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin 16 Desember 2019.

    Nadiem mengatakan, upaya membangun SDM unggul mesti dilakukan bersama-sama. "Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk menghadapi tantangan dan mengatasi persoalan pendidikan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.