Median: Elektabilitas Gibran Jokowi Kalah Dibanding Inkumben

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka (kanan) didampingi pendukungnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Panti Marhaen, Kantor Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Tengah, Semarang, Kamis, 12 Desember 2019. Putra sulung Presiden Joko Widodo alias Jokowi berencana mengikuti untuk Pilkada Solo 2020. TEMPO/Jamal Abdun Nashr

    Gibran Rakabuming Raka (kanan) didampingi pendukungnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Panti Marhaen, Kantor Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Tengah, Semarang, Kamis, 12 Desember 2019. Putra sulung Presiden Joko Widodo alias Jokowi berencana mengikuti untuk Pilkada Solo 2020. TEMPO/Jamal Abdun Nashr

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi lembaga Media Survei Nasional atau Median mencatat elektabilitas putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming, masih kalah dari Wakil Wali Kota Solo inkumben Achmad Purnomo. Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun dalam rilis "Pilkada Kota Solo: Mengukur Elektabilitas di Tengah Politik Dinasti".

    "Elektabilitas paling tinggi Achmad Purnomo dan kedua Gibran," kata Rico di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 16 Desember 2019.

    Dari pertanyaan terbuka atau top of mind, Median mencatat elektabilitas Gibran sebesar 19,1 persen, sedangkan Achmad Purnomo unggul dengan 40,9 persen. Adapun dari pertanyaan tertutup, elektabilitas keduanya ialah 24,5 persen berbanding 45 persen.

    Tren yang sama juga tercatat dari pertanyaan ihwal popularitas. Achmad Purnomo unggul dengan popularitas sebesar 94,5 persen, sedangkan popularitas Gibran 82,3 persen.

    Ada beberapa nama lainnya yang juga tergolong populer, yaitu Teguh Prakosa (mantan Ketua DPRD Solo), Dinar Retna Indasari (anggota DPRD Solo Fraksi PDIP), Paundra Sukmaputra (putra Sukmawati Soekarnoputri), dan Budi Prasetyo (ketua DPRD Solo). Namun popularitas dan elektabilitas mereka terpaut jauh dari Purnomo dan Gibran.

    "Pertarunggan di Kota Solo bisa dikatakan hanya terjadi antara dua orang saja, yaitu Achmad Purnomo dan Gibran," kata Rico.

    Survei ini digelar pada 3-9 Desember 2019 di Kota Solo. Sampel yang digunakan sebanyak 800 responden yang memiliki hak pilih.

    Metode yang digunakan ialah multistage random sampling dan proporsional berdasarkan populasi kecamatan dan gender. Median mengklaim margin of error surveinya sebesar plus minus 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.