Indeks Kerukunan Umat Beragama Buruk, Jokowi: Jaga Toleransi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) berbicara dengan siswa saat menyaksikan drama berjudul #PrestasiTanpaKorupsi di SMKN 57 Jakarta, 9 Desember 2019. Saat drama Hari Anti Korupsi, Erick Thohir berperan sebagai penjual bakso. Sedangkan Wishnutama dan Nadiem, Bedu dan Sogi berperan sebagai siswa SMA. Foto: Biro Setpres

    Presiden Joko Widodo (tengah) berbicara dengan siswa saat menyaksikan drama berjudul #PrestasiTanpaKorupsi di SMKN 57 Jakarta, 9 Desember 2019. Saat drama Hari Anti Korupsi, Erick Thohir berperan sebagai penjual bakso. Sedangkan Wishnutama dan Nadiem, Bedu dan Sogi berperan sebagai siswa SMA. Foto: Biro Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait indeks kerukunan umat beragama di sejumlah kota besar yang di bawah rata-rata nasional. Ia mengatakan sudah kewajiban semua orang agar menjaga kerukunan antarumat beragama.

    "Pekerjaan kita semua agar yang namanya tolerasi kerukunan dan persaudaraan harus kita rawat bersama-sama," katanya singkat usai meninjau pembangunan LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di KM 13 ruas rol layang Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis 12 Desember 2019.

    Sebelumnya, Kementerian Agama Republik Indonesia merilis laporan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019. Hasilnya skor KUB Indonesia berada di angka 73,83 dari rentang 0-100.

    Angka ini meningkat dibanding tahun lalu, yaitu 70,90 namun masih rendah jika dibanding perolehan angka indeks tahun 2015, yaitu 75,36.

    Selain itu, berdasarkan data Kementerian Agama, indeks KUB di sejumlah kota besar, bahkan di DKI Jakarta, justru di bawah rata-rata nasional.

    Berikut Skor Indeks KUB Indonesia tahun 2019 per provinsi:

    Skor Indeks KUB di atas Rata-rata Nasional:
    1. Papua Barat: 82,1
    2. Nusa Tenggara Timur: 81,1
    3. Bali: 80,1
    4. Sulawesi Utara: 79,9
    5. Maluku: 79,4
    6. Papua: 79,0
    7. Kalimantan Utara: 78,0
    8. Kalimantan Tengah: 77,8
    9. Kalimantan Barat: 76,7
    10. Sumatera Utara: 76,3
    11. Sulawesi Selatan: 75,7
    12. Sulawesi Tengah: 75,0
    13. Jawa Tengah: 74,6
    14. DI Yogyakarta: 74,2
    15. Sulawesi Barat: 74,1
    16. Sulawesi Tenggara: 73,9

    Skor Indeks KUB di Bawah Rata-rata Nasional:
    17. Jawa Timur: 73,7
    18. Kalimantan Timur: 73,6
    19. Gorontalo: 73,2
    20. Kep. Bangka Belitung: 73,1
    21. Lampung: 73,1
    22. Kepulauan Riau: 72,8
    23. Maluku Utara: 72,7
    24. Kalimantan Selatan: 72,5
    25. Sumatera Selatan: 72,4
    26. Bengkulu: 71,8
    27. DKI Jakarta: 71,3
    28. Jambi: 70,7
    29. Nusa Tenggara Barat: 70,4
    30. Riau: 69,3
    31. Banten: 68,9
    32. Jawa Barat: 68,5
    33. Sumatera Barat: 64,4
    34. Aceh: 60,2


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.