Mendikbud Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional Mulai 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT Ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Acara tersebut mengangkat tema " Peran strategis Guru dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia unggul. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meluncurkan empat program kebijakan pendidikan "Merdeka Belajar". Salah satu isinya adalah menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021.

“Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter,” kata Nadiem dikutip dari situs Kemdikbud, Rabu, 11 Desember 2019.

Ujian ini bakal dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah, yakni kelas 4, 8, dan 11. Pemerintah berharap hal ini bisa mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya.

“Arah kebijakan ini juga mengacu pada praktik baik pada level internasional seperti PISA dan TIMSS,” ucap dia.

Selain itu, pemerintah menetapkan kebijakan baru penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Mulai tahun depan USBN diselenggarakan hanya oleh sekolah.

Ujian dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan (tugas kelompok, karya tulis, dan sebagainya).

“Dengan itu, guru dan sekolah lebih merdeka dalam penilaian hasil belajar siswa. Anggaran USBN sendiri dapat dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah, guna meningkatkan kualitas pembelajaran,” tuturnya.

Sedangkan untuk penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Kemendikbud akan memangkas beberapa komponen. Dalam kebijakan baru ini guru bebas memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP.

Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen. “Penulisan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri. Satu halaman saja cukup,” kata Nadiem.

Selain itu, dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), Kemendikbud tetap menggunakan sistem zonasi dengan kebijakan yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di berbagai daerah. Komposisi PPDB jalur zonasi dapat menerima siswa minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, dan jalur perpindahan maksimal 5 persen.

Sedangkan untuk jalur prestasi atau sisa 0-30 persen lainnya disesuaikan dengan kondisi daerah. “Daerah berwenang menentukan proporsi final dan menetapkan wilayah zonasi,” ujar Nadiem.

Nadiem berharap pemerintah daerah dan pusat dapat bergerak bersama dalam memeratakan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. “Pemerataan akses dan kualitas pendidikan perlu diiringi dengan inisiatif lainnya oleh pemerintah daerah, seperti redistribusi guru ke sekolah yang kekurangan guru,” katanya.






Kebutuhan Riset Sorgum, Moeldoko: Peralatan di Kampus Ketinggalan Zaman

20 jam lalu

Kebutuhan Riset Sorgum, Moeldoko: Peralatan di Kampus Ketinggalan Zaman

Moeldoko mengatakannya usai memberikan kuliah umum yang membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru di UNS Solo.


40 Siswa Raih Emas OSN 2022 Tingkat SD dan SMP, Ini Daftarnya

6 hari lalu

40 Siswa Raih Emas OSN 2022 Tingkat SD dan SMP, Ini Daftarnya

Pemenang datang dari beragam sekolah di berbagai daerah. Para siswa peserta OSN 2022 disebut sebagai bagian dari generasi Indonesia emas.


Marak Kasus Siswi Dipaksa Pakai Jilbab, Nadiem Makariem Didesak Lakukan Ini

10 hari lalu

Marak Kasus Siswi Dipaksa Pakai Jilbab, Nadiem Makariem Didesak Lakukan Ini

Mendikbudristek Nadiem Makarim didesak melakukan evaluasi dan memberikan hukuman tegas kepada guru yang melakukan pemaksaan penggunaan jilbab.


14.504 Mahasiswa dari 559 Perguruan Tinggi Jalani Program Kampus Mengajar

15 hari lalu

14.504 Mahasiswa dari 559 Perguruan Tinggi Jalani Program Kampus Mengajar

Sebanyak 14.504 mahasiswa dari 559 perguruan tinggi akan segera menjalani program Kampus Mengajar angkatan 4 di 2.876 sekolah.


Wajib Tahu, Beda ANBK dengan Ujian Nasional

16 hari lalu

Wajib Tahu, Beda ANBK dengan Ujian Nasional

Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK sebagai pengganti UNBK. ANBK telah diterapkan di sejumlah SD sejak Senin, 15 November 2021 lalu.


YOTNC 2022 Dihadiri Sederet Pembicara Keren: Saatnya Kita Maju Demi Indonesia

16 hari lalu

YOTNC 2022 Dihadiri Sederet Pembicara Keren: Saatnya Kita Maju Demi Indonesia

YOTNC diselenggarakan agar Gen Z bisa menyerap inspirasi dari pengalaman dan perjalanan karir serta bisnis para pembicara yang hadir dan sharing kepada mereka


UI dan 15 Perguruan Tinggi Bahas Peluncuran Dana Abadi PTN-BH

18 hari lalu

UI dan 15 Perguruan Tinggi Bahas Peluncuran Dana Abadi PTN-BH

UI dan 15 kampus lain membahas peluncuran dana abadi, yang mana PTN-BH tidak lagi bertumpu pada pemerintah dan UKT melainkan bisa kelola aset sendiri.


Komplit Mengenal Apa Itu ANBK

18 hari lalu

Komplit Mengenal Apa Itu ANBK

Dilansir dari situs resmi Kemendikbud.go.id, mutu satuan pendidikan dalam ANBK ini dinilai berdasarkan hasil belajar siswa di beberapa aspek.


Raih Beasiswa IISMA, 1.565 Mahasiswa Indonesia Belajar di Luar Negeri

24 hari lalu

Raih Beasiswa IISMA, 1.565 Mahasiswa Indonesia Belajar di Luar Negeri

Sebanyak 1.565 mahasiswa Indonesia raih beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) dan akan berangkat tersebar ke 27 negara.


Mendikbud Nadiem Buka Pendaftaran Wirausaha Merdeka, Ketahui Programnya

30 hari lalu

Mendikbud Nadiem Buka Pendaftaran Wirausaha Merdeka, Ketahui Programnya

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim meluncurkan program Wirausaha Merdeka untuk mengasah jiwa kewirausahaan mahasiswa. Pendaftaran dibuka 1-25 Juli 2022