Setelah Bekasi, Pangandaran-Banyumas Digoyang Gempa dari Laut

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMKG melalui akun Twitternya melaporkan terjadinya gempa bumi di wilayah Aceh, Pangandaran, dan Talaud pada 1 Januari 2019.

    BMKG melalui akun Twitternya melaporkan terjadinya gempa bumi di wilayah Aceh, Pangandaran, dan Talaud pada 1 Januari 2019.

    TEMPO.CO, Bandung - Setelah di Kabupaten Bekasi siang tadi, gempa tektonik menggoyang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa malam 10 Desember 2019. Gempa pada pukul 22:45:39 WIB itu terukur berkekuatan 4,5 dalam skala Magnitudo.

    BMKG menyatakan gempa dari laut itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami. "Gempa tepatnya berada di laut pada jarak 68 kilometer tenggara Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat," ujar Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho lewat keterangan tertulis, Selasa malam. 

    Dia menerangkan, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,32 LS - 108,54 BT. Sumber gempa berkedalaman 63 kilometer atau tergolong kedalaman menengah. "Gempa akibat aktivitas zona subduksi di selatan Pulau Jawa  di mana lempeng Indo-Australia menyelusup menunjam ke bawah lempeng Eurasia," kata Hendro.

    Dampak gempa berupa guncangan terasa di wilayah Pangandaran, Cilacap, dan Banyumas dengan Skala Intensitas II MMI. Hingga berita ini dibuat, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. "BMKG meminta masyarakat tetap tenang," kata Hendro lagi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPATK Bekukan Rekening FPI, Termasuk Akun Rizieq Shihab dan Keluarga

    Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menargetkan pemeriksaan terhadap rekening FPI akan rampung akhir Januari 2021.