Implementasi Transformasi Digital di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (2)

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Implementasi Transformasi Digital di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

    Implementasi Transformasi Digital di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

    INFO NASIONAL — Sejumlah konsep atau produk telah dilahirkan dari transformasi digital yang dijalankan PT Angkasa Pura II dan sudah diimplementasikan di Bandara Soekarno-Hatta untuk aspek operasional dan pelayanan.

    Terkait aspek pelayanan, konsep atau produk yang telah diimplementasikan di Bandara Internasional Soekarno Hatta antara lain:

    1. i-Millennial Airport Travel Experience Lounge (iMATE Lounge)

    iMATE Lounge merupakan tempat bagi traveler untuk menikmati berbagai layanan berbasis digital mulai dari virtual assistant, digital wayfinding, informasi pariwisata, hingga berbagai kebutuhan lainnya.

    1. Travel Assistant System Angkasa Pura II (Tasya)

    Tasya adalah layanan berbasis chat dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), yang dapat menemukan solusi atas kebutuhan, keluhan, atau pertanyaan dari traveler.

    1. Indonesia Airports Apps

    Aplikasi ini bisa diunduh di iOS dan android, berisi tentang berbagai kebutuhan traveler semisal mobile check-in, concierge express, jadwal penerbangan, hingga informasi terkait transportasi publik, layanan Tasya, dan sebagainya.

    1. Airsport Arena

    Tempat khusus bermain game online yang dilengkapi kursi dan meja khusus bermain game, headset, hingga Wi-Fi berkecepatan tinggi sehingga memastikan koneksi tetap stabil dan tidak terputus. 

    1. Digital Droid

    PT Angkasa Pura II kini juga memiliki robot bernama Dilo yang bertugas layaknya personil customer service, sekaligus menghibur traveler melalui program multimedia seperti musik, video, suara, dan lain sebagainya.

    1. Sleeping Pod

    Fasilitas sleeping pod di boarding lounge Terminal 3, yang dapat digunakan traveler untuk tidur atau beristirahat dengan nyaman dan aman di dalam pod canggih tersebut.

    1. Capsule Hotel

    Terminal 3 Soekarno-Hatta kini juga memiliki hotel kapsul yang dapat digunakan untuk beristirahat dengan hitungan jam hingga bermalam. Di setiap kapsul canggih itu terdapat hiburan TV kabel, penyejuk udara, dan fasilitas lainnya.

    1. Concierge Express

    Layanan ini dapat dipesan melalui aplikasi Indonesia Airports. Petugas Concierge Express menjadi solusi terhadap kebutuhan baggage handling di dalam gedung terminal. 

    1. Crowded Management System Display

    Perangkat yang tersedia di dalam terminal ini dapat memberikan informasi mengenai berapa lama waktu tempuh bagi traveler untuk menuju ke suatu lokasi di dalam terminal dengan berjalan kaki. 

    1. Digital Way Finding

    Apabila ingin cepat menuju suatu lokasi atau tenant di dalam terminal, traveler dapat mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Digital Way Finding.

    1. Digital Map

    Perangkat ini menampilkan secara lengkap area, tenant, dan setiap ruangan yang ada di terminal. 

    1. Baggage Handling Monitoring System

    Sistem ini dapat menampilkan status pergerakan bagasi melalui CCTV yang dimonitor langsung oleh passengers dari pesawat sampai ke break down area. Termonitor juga berapa lama first bag dan last bag yg akan sampai ke belt conveyor dengan time counter display. 

    Rencananya, di tahun 2020, implementasi “smart and connected airport” di PT Angkasa Pura II akan terus berlangsung dan mulai memasuki era baru dengan pemanfaatan big data analytics, virtual reality dan artificial intelligence

    PT Angkasa Pura II memahami bahwa ke depan era disrupsi di bandara bukan hanya berdampak kepada disrupsi teknologi tetapi sekaligus juga membawa dampak terhadap disrupsi regulasi kebandarudaraan dan disrupsi kompetensi SDM pengelola bandara. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.