Daftar Calon Wali Kota Solo, Gibran Bakal Diantar Seribu Relawan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat tiba untuk menemui Ketua Umum PDI Perjuangan di kediaman Megawati Soekarno Putri, Jl Teuku Umar, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat tiba untuk menemui Ketua Umum PDI Perjuangan di kediaman Megawati Soekarno Putri, Jl Teuku Umar, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Semarang-Putra Presiden Jokowi,  Gibran Rakabuming Raka, akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta di Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Tengah, Kamis, 12 Desember 2019. Hari pendaftaran Gibran itu diungkapkan melalui utusanya yang datang ke Panti Marhaen, Senin, 9 Desember 2019.

    Kamis merupakan hari terakhir batas pendaftaran bakal calon kepala daerah di DPD PDIP Jawa Tengah yang dibuka sejak Jumat pekan lalu, 6 Desember 2019. "Mas Gibran akan mengambil dan mengembalikan formulir di hari terakhir," kata Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan, Senin malam.

    Baginda menyebutkan kedatangan utusan Gibran tersebut juga untuk berkonsultasi persyaratan apa yang dibutuhkan untuk maju di konstelasi pilkada serentak 2020. Menurut dia, Gibran bakal datang ke Panti Marhaen ketika mengembalikan formulir pendaftaran. "Pengambilan formulir boleh diwakilkan, tapi saat mengembalikan harus dilakukan sendiri," sebut Baginda.

    Baginda berujar Gibran bakal mengembalikan formulir dengan diantar rombongan relawannya. Relawan Gibran yang datang diperkiran berjumlah 1.000 orang dalam 20 bus. Mereka akan menampilkan kesenian tradisional seperti angklung, topeng ireng, barongsai, dan penabuh rebana.

    Guna mengantisipasi ketertiban, Baginda akan berkoordinasi dengan kepolisian. Terlebih Jalan Brigjen Sudiarto yang berada di depan Panti Marhaen merupakan jalur yang cukup padat. "Yang jelas tidak ada pengamanan berlebihan. Semua kandidat yang mendaftar diperlakukan sama," kata dia.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.