Komnas HAM Bakal Tagih Kasus Novel Baswedan ke Kapolri Idham Azis

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan amanat saat memimpin upacara Pengukuhan Kenaikan Tipologi  di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, Jumat, 15 November 2019. Tipologi Polda Sulteng dari tipe B sejak 1995 ditingkatkan menjadi tipe A untuk menunjang beban kerja, penguatan kapasitas organisasi, peningkatan dukungan sumber daya dan personel. ANTARA

    Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan amanat saat memimpin upacara Pengukuhan Kenaikan Tipologi di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, Jumat, 15 November 2019. Tipologi Polda Sulteng dari tipe B sejak 1995 ditingkatkan menjadi tipe A untuk menunjang beban kerja, penguatan kapasitas organisasi, peningkatan dukungan sumber daya dan personel. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan menagih janji Kapolri Jenderal Idham Azis terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

    Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyebut pihaknya akan menyurati Idham yang sekaligus sempat menjadi ketua tim khusus pengusutan kasus Novel.

    "Kami akan menagih janji dari Polri dan akan mengingatkan bapak Presiden. Karena tempo hari dari rekomendasi Komnas HAM juga ada, agar Presiden mengawasi tim dari Polri itu," kata Taufan ketika ditemui di acara Pembukaan Pameran dan Sambutan Hari HAM di kantornya, Jakarta, Senin 9 Desember 2019.

    Taufan mengatakan hal ini menjadi upaya lanjutan setelah kuasa hukum Novel Badwedan kembali mengadu pada Komnas HAM. Mereka meminta Komnas memberi perhatian khusus pada kasus penyiraman air keras yang terjadi kepada Novel Baswedan.

    "Kami ke sini untuk mengingatkan dan mendesak Komnas HAM menindaklanjuti dan memberikan perhatian yang lebih serius terhadap Novel Baswedan," kata salah satu anggota tim kuasa hukum, Muhammad Isnur, di kantor Komnas HAM, Jakarta pada Rabu pekan lalu.

    Tim Kuasa Hukum meminta Komnas HAM menindaklanjuti Laporan Pemantauan Proses Hukum Novel Baswedan yang telah dirilis pada 21 Desember 2018. "Apa tindak lanjutnya, apa yang akan dilakukan Komnas HAM setelah Kapolri setahun gagal melanjuti temuan Komnas HAM," kata Isnur.

    HALIDA BUNGA FISANDRA | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.