Menag Fachrul Razi Sebut Indonesia Tak Bisa Tambah Kuota Haji

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Fachrul Razi seusai Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kamis 28 November 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Menteri Agama Fachrul Razi seusai Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Kamis 28 November 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi melaporkan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin bahwa kuota haji untuk Indonesia tidak bisa ditambah. "Saya kan sudah pulang dari Saudi, ditanya gimana perkembangan. Saya bilang kuota tidak bisa ditambah karena kuota itu keputusannya OKI, bukan keputusan sepihaknya Arab Saudi," kata Fachrul di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.

    Fachrul mengatakan, jika Indonesia ingin kuota tambahan sebesar 10 ribu jamaah seperti sebelumnya, maka harus mengajukan surat resmi dan menunggu jawaban dari pemerintah Saudi. "Saya sudah mengajukan surat resmi," ujarnya.

    Selain melaporkan soal kuota haji, Fachrul juga menyampaikan kesiapan memberangkatkan jamaah haji di Jawa Barat melalui Bandara Kertajati. Pemerintah, kata dia, saat ini tengah mengalami kendala tentang lokasi penampungan haji.

    "Asrama hajinya kalau kita gunakan yang di Bekasi kejauhan. Kita coba mencari pemecahannya," kata dia.

    Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota haji untuk 221 ribu jamaah Indonesia. Namun, pada April 2019, pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji sebesar 10 ribu bagi Indonesia. Sehingga kuotanya menjadi 231 ribu. Adapun pemerintah meminta agar pemerintah Saudi memberikan kuota sebanyak 250 ribu jamaah.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya sudah meminta tambahan kuota tersebut saat bertemu Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada April 2019. Jokowi ingin total kuota haji menjadi 250 ribu agar calon jamaah haji di Indonesia tidak menunggu hingga 40 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.